DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Tak Sebut IKN dalam Pidato APBN 2027, Basuki Buka Suara

Oleh: DWJ-Manajement 15 Aug 2026
Prabowo Tak Sebut IKN dalam Pidato APBN 2027, Basuki Buka Suara

Basuki Hadimuljono Menepis Keraguan

Menanggapi situasi tersebut, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan keberlanjutan pembangunan IKN. Menurutnya, arah kebijakan fiskal dalam pidato presiden merupakan gambaran makro ekonomi secara keseluruhan, yang tidak menutup kemungkinan bahwa program-program strategis tetap berjalan sesuai dengan tahapannya masing-masing.

Basuki menjelaskan bahwa pembangunan IKN saat ini telah memasuki fase yang lebih terfokus pada fungsi pemerintahan dan penyediaan infrastruktur dasar bagi penghuni awal. Ia menekankan bahwa meskipun fokus belanja negara mungkin bergeser ke sektor lain yang mendesak, IKN tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang negara.

"Pembangunan tetap berjalan. Kita harus melihat secara objektif. Setiap pemerintahan memiliki prioritas strategisnya masing-masing, namun tidak berarti proyek yang sudah berjalan harus dihentikan. IKN adalah proyek berkelanjutan," ungkap Basuki dalam keterangannya kepada awak media.

Fokus pada Efisiensi dan Skema Non-APBN

Lebih lanjut, Basuki memberikan gambaran bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo tampak akan lebih menekankan pada efisiensi penggunaan APBN. Hal ini tidak berarti IKN ditinggalkan, melainkan strategi pendanaan akan diarahkan secara lebih cerdik untuk tidak membebani fiskal secara berlebihan.

Beberapa strategi yang disinyalir akan diterapkan oleh Otorita IKN ke depan meliputi:

Optimalisasi Investasi Swasta: Mendorong lebih banyak investor asing dan domestik untuk masuk melalui skema konsesi dan kemitraan strategis.

Pemanfaatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP): Mengelola aset-aset di IKN agar dapat memberikan kontribusi balik bagi pembangunan wilayah tersebut.

Efisiensi Infrastruktur Dasar: Memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap fungsi pelayanan publik di ibu kota baru.