DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Targetkan Bursa Mineral & Komoditas Strategis Meluncur 1 Januari 2027

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Prabowo Targetkan Bursa Mineral & Komoditas Strategis Meluncur 1 Januari 2027

Stabilitas Ekonomi: Membantu pemerintah dalam memprediksi pendapatan negara dari sektor SDA dengan lebih akurat melalui data transaksi yang real-time.

Penguatan Nilai Tukar: Dengan transaksi komoditas strategis yang dilakukan secara domestik, ketergantungan terhadap mata uang asing dalam transaksi harian dapat ditekan, yang pada akhirnya mendukung stabilitas Rupiah.

Menarik Investasi: Bursa yang terorganisir dengan baik akan memberikan kepastian hukum dan kepastian harga bagi investor global yang ingin masuk ke industri hilir di Indonesia.

Komoditas Strategis yang Menjadi Fokus Utama

Tidak semua komoditas akan langsung masuk ke dalam bursa ini. Fokus utama pemerintah adalah pada mineral-mineral yang memiliki nilai strategis tinggi dalam rantai pasok global, terutama yang berkaitan dengan transisi energi hijau dan teknologi masa depan. Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang sangat besar pada sektor ini.

Beberapa komoditas yang diprediksi akan menjadi primadona dalam bursa ini meliputi:

Nikel: Sebagai komponen utama baterai kendaraan listrik (EV) yang sedang menjadi tren global.

Tembaga: Bahan baku krusial untuk infrastruktur kelistrikan dan teknologi energi terbarukan.

Bauksit: Bahan dasar aluminium yang sangat dibutuhkan dalam industri manufaktur dan otomotif.

Timah: Komoditas yang memegang peran penting dalam industri elektronik dunia.

Mineral Strategis Lainnya: Termasuk potensi pengembangan untuk kobalt, litium, dan mineral tanah jarang (rare earth elements) di masa depan.