Program '1 Orang 1 Rekening' Era Prabowo: Target Mulai November 2026 dengan Anggaran Rp1,28 Triliun
Pemerintah tengah mematangkan regulasi untuk mendorong inklusi keuangan bagi seluruh warga negara Indonesia berusia di atas 17 tahun.
Upaya Pemerataan Inklusi Keuangan Nasional
Pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tengah menyiapkan program ambisius bertajuk '1 Orang 1 Rekening'. Program ini dirancang untuk memastikan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki akses formal ke sistem perbankan.
Inisiatif ini menyasar seluruh penduduk yang telah memenuhi syarat usia, yakni 17 tahun ke atas. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat memperkuat literasi serta inklusi keuangan di seluruh pelosok negeri.
Timeline Implementasi dan Alokasi Anggaran
Meski telah direncanakan secara matang, implementasi program ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah menargetkan program ini mulai berjalan secara masif pada November 2026 mendatang.
Untuk mendukung keberhasilan program besar ini, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran yang cukup signifikan. Total dana yang disiapkan untuk menjalankan program ini diperkirakan mencapai Rp1,28 triliun.
Poin Penting Program '1 Orang 1 Rekening':
Target Sasaran: Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas.
Target Mulai Berjalan: November 2026.
Total Alokasi Anggaran: Rp1,28 triliun.
Status Saat Ini: Menunggu penyelesaian aturan teknis/regulasi.
Saat ini, fokus utama pemerintah adalah merumuskan aturan turunan yang akan menjadi landasan operasional. Regulasi tersebut sangat krusial untuk menentukan teknis penyaluran, kerja sama dengan pihak perbankan, hingga mekanisme pengawasan.
Kesimpulan
Program '1 Orang 1 Rekening' merupakan langkah strategis pemerintah Prabowo untuk mendigitalisasi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kesiapan regulasi dan kolaborasi erat antara pemerintah dengan sektor perbankan dalam dua tahun ke depan.