"Danantara hadir untuk memberikan masukan guna mendukung perekonomian Indonesia. Namun, perlu saya tegaskan bahwa Danantara tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan di KSSK," ujar Purbaya dalam keterangannya kepada media.
Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas mekanisme pengambilan keputusan KSSK. Berdasarkan regulasi yang berlaku, keputusan mengenai langkah-langkah darurat atau kebijakan stabilitas keuangan harus diambil oleh para pemegang mandat utama yang memiliki tanggung jawab hukum langsung terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.
Purbaya menjelaskan bahwa peran Danantara lebih ditekankan pada aspek input strategis. Sebagai badan yang akan mengelola investasi-investasi besar negara, Danantara memiliki data dan proyeksi mengenai arus modal serta sektor-sektor ekonomi yang sedang tumbuh. Data ini sangat berharga bagi KSSK untuk memetakan potensi risiko maupun peluang stabilitas di masa depan.
Mengapa Keterlibatan Danantara Diperlukan?
Meskipun tidak memiliki hak suara, keterlibatan Danantara dianggap sebagai langkah maju dalam manajemen ekonomi terintegrasi. Ada beberapa alasan mendasar mengapa kehadiran Danantara dalam rapat KSSK memberikan dampak positif bagi koordinasi nasional:
Sinkronisasi Kebijakan Investasi dan Stabilitas: Memastikan bahwa ekspansi investasi besar yang dikelola Danantara tetap berada dalam koridor stabilitas sistem keuangan.
Pertukaran Informasi Real-Time: Danantara dapat memberikan gambaran mengenai pergerakan modal global dan rencana investasi strategis yang dapat memengaruhi likuiditas pasar domestik.
Penguatan Sinergi Fiskal dan Investasi: Mempererat hubungan antara pengelolaan anggaran negara (fiskal) dengan pengelolaan aset investasi negara (Danantara).
Mitigasi Risiko Ekonomi: Memberikan perspektif tambahan dari sisi pertumbuhan ekonomi yang dapat membantu KSSK mengambil langkah preventif terhadap risiko sistemik.