Target Harga: Rp10.200 - Rp10.500
Stop Loss: Di bawah Rp9.200
3. Japfa Comfeed Indonesia (JPFA)
Bergeser ke sektor konsumsi, Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menawarkan peluang menarik melalui sektor peternakan dan pengolahan makanan. Kestabilan harga bahan baku pakan ternak dan tingkat konsumsi protein hewani masyarakat menjadi katalis utama bagi kinerja emiten ini.
JPFA saat ini sedang mencoba menembus area resistance kuat. Jika volume pembelian meningkat secara konsisten, ada potensi kenaikan harga yang cukup signifikan dalam jangka pendek. Saham ini sangat cocok bagi investor yang mencari diversifikasi di luar sektor komoditas berat.
Entry Level: Rp1.450 - Rp1.470
Target Harga: Rp1.550 - Rp1.600
Stop Loss: Di bawah Rp1.400
4. Aneka Tambang (ANTM)
Aneka Tambang (ANTM) tetap menjadi pilihan wajib bagi mereka yang ingin mengekspos portofolio ke sektor nikel dan emas. Fluktuasi harga emas dunia yang seringkali digunakan sebagai aset safe haven memberikan sentimen positif bagi ANTM, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Secara teknikal, ANTM sedang berada dalam fase akumulasi. Investor perlu memperhatikan level support penting yang dapat menjadi pijakan harga untuk kembali menguat. Pergerakan volume akan menjadi indikator utama apakah tren penguatan ini akan berlanjut atau hanya sekadar koreksi teknikal.
Entry Level: Rp1.500 - Rp1.530
Target Harga: Rp1.650 - Rp1.700
Stop Loss: Di bawah Rp1.450
5. Ratu Prabu Energi (RATU)