DWJ Manajement - PORTAL

Rekomendasi Saham yang Bisa Dilirik saat IHSG Menguat

Oleh: DWJ-Manajement • 09 Sep 2026
Rekomendasi Saham yang Bisa Dilirik saat IHSG Menguat

IHSG Melesat 1 Persen, Intip Deretan Saham Potensial dengan Dividen Jumbo hingga Ekspansi Besar

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang impresif di tengah dinamika pasar modal domestik. Setelah sempat mengalami fluktuasi, indeks utama Bursa Efek Indonesia ini berhasil mencatatkan penguatan yang cukup signifikan sebesar 1,01 persen. Momentum positif ini memberikan angin segar bagi para investor, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk kembali melirik peluang di sektor-sektor strategis.

Penguatan IHSG kali ini tidak hanya didorong oleh sentimen makroekonomi yang stabil, tetapi juga oleh aksi korporasi sejumlah emiten yang memberikan sinyal positif terhadap fundamental perusahaan. Beberapa emiten menarik perhatian pelaku pasar karena rencana pembagian dividen, pertumbuhan laba yang solid, hingga rencana ekspansi besar-besaran melalui belanja modal (capex).

Sentimen Bullish Warnai Pergerakan IHSG

Kenaikan IHSG sebesar 1,01 persen mencerminkan kembalinya kepercayaan investor terhadap stabilitas pasar modal Indonesia. Dalam perdagangan terakhir, aliran dana masuk (inflow) terlihat cukup kuat, yang mendorong indeks menembus level psikologis tertentu. Fenomena ini sering kali menjadi indikator awal dari tren bullish yang lebih panjang jika didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat.

Para analis menilai bahwa penguatan ini dipicu oleh kombinasi antara stabilitas nilai tukar rupiah dan laporan kinerja emiten yang mulai menunjukkan tren pemulihan. Bagi investor, kondisi pasar seperti ini merupakan momentum untuk melakukan rebalancing portofolio dan mencari saham-saham yang memiliki katalis positif dalam waktu dekat.

PSAB Siapkan Dividen Interim Jumbo bagi Pemegang Saham

Salah satu katalis utama yang menarik perhatian investor adalah langkah Perseroan Tambang emas, PT Merdeka Copper Gold Tbk (atau dalam konteks ini merujuk pada emiten terkait PSAB), yang mengumumkan pembagian dividen interim. Langkah ini diprediksi akan menjadi magnet bagi para pemburu imbal hasil (yield hunter).

Berdasarkan data terbaru, PSAB berencana membagikan dividen interim dengan total nilai mencapai Rp793,8 miliar. Keputusan ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki arus kas yang sangat sehat dan berkomitmen untuk memberikan nilai tambah langsung kepada para pemegang sahamnya.

Mengapa dividen interim ini penting bagi investor?

Kepastian Arus Kas: Dividen interim memberikan pendapatan di tengah tahun berjalan, yang sangat disukai investor tipe income seeking.

Sinyal Fundamental: Pembagian dividen dalam jumlah besar menandakan bahwa perusahaan memiliki posisi kas yang kuat dan operasional yang produktif.

Daya Tarik Harga: Biasanya, pengumuman dividen akan diikuti oleh peningkatan permintaan saham, yang berpotensi mendorong kenaikan harga saham di pasar reguler.

Pertumbuhan Laba MDLA Jadi Magnet Investor

Selain sektor pertambangan yang royal dengan dividen, kinerja keuangan emiten lain seperti MDLA juga patut menjadi sorotan. MDLA dilaporkan berhasil mencatatkan kenaikan laba yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan laba bersih ini merupakan indikator utama bahwa efisiensi operasional dan strategi bisnis perusahaan berjalan di jalur yang tepat.

Dalam dunia investasi, pertumbuhan laba atau earnings growth adalah mesin utama penggerak harga saham. Ketika sebuah perusahaan mampu membukukan laba yang terus tumbuh, valuasi perusahaan cenderung akan ikut naik. Investor cenderung akan memberikan premi lebih tinggi pada saham yang memiliki rekam jejak pertumbuhan laba yang konsisten.

Kenaikan laba MDLA ini memberikan keyakinan bagi pasar bahwa perusahaan mampu menghadapi tantangan ekonomi global dan tetap menjaga margin keuntungan yang sehat. Hal ini menjadikan MDLA sebagai salah satu pilihan menarik dalam strategi investasi berbasis pertumbuhan (growth investing).

Ambisi Ekspansi BLOG melalui Belanja Modal Besar

Bergeser ke sektor lain, emiten BLOG juga mencuri perhatian dengan rencana strategisnya. Perusahaan telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp500 miliar. Langkah ini bukan sekadar pengeluaran rutin, melainkan sebuah langkah ekspansi yang bertujuan untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan kapasitas produksi di masa depan.

Belanja modal sebesar Rp500 miliar menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek industri yang mereka jalani. Dalam siklus bisnis, pengalokasian capex yang besar biasanya ditujukan untuk:

Modernisasi Infrastruktur: Mengganti atau meningkatkan teknologi guna meningkatkan efisiensi produksi.

Ekspansi Kapasitas: Menambah aset produktif untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh.

Diversifikasi Bisnis: Membuka lini bisnis baru atau masuk ke wilayah geografis baru guna mengurangi risiko ketergantungan pada satu pasar saja.

Meskipun capex yang besar dapat menekan arus kas dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, langkah ini sering kali menjadi pemicu utama lonjakan nilai perusahaan (enterprise value).

Strategi Memilih Saham di Tengah Penguatan Pasar

Menghadapi kondisi IHSG yang sedang menguat, investor disarankan untuk tidak terjebak dalam euforia semata. Penting untuk melakukan pendekatan yang terukur dalam memilih emiten. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa diterapkan:

Fokus pada Katalis: Cari saham yang memiliki berita positif nyata, seperti pembagian dividen (seperti PSAB) atau pertumbuhan laba (seperti MDLA).

Perhatikan Valuasi: Pastikan saham yang Anda incar tidak sedang berada di harga yang terlalu mahal (overvalued). Gunakan rasio seperti PER (Price to Earnings Ratio) dan PBV (Price to Book Value) sebagai acuan.

Diversifikasi Sektor: Jangan menempatkan seluruh modal pada satu sektor saja. Kombinasikan antara saham dividend play dengan saham growth play untuk menyeimbangkan risiko.

Pantau Rencana Ekspansi: Saham yang sedang melakukan ekspansi besar (seperti BLOG) memerlukan pemantauan ketat terhadap realisasi belanja modalnya agar memberikan dampak positif pada laba di masa mendatang.

Kesimpulan

Penguatan IHSG sebesar 1,01 persen membuka peluang emas bagi para pelaku pasar untuk masuk ke saham-saham berkualitas. Dengan melihat dinamika yang ada, terdapat tiga jenis profil saham yang bisa menjadi pilihan: PSAB untuk investor yang mengincar dividen tunai yang besar, MDLA bagi mereka yang mencari pertumbuhan laba yang solid, serta BLOG bagi investor yang bertaruh pada ekspansi jangka panjang melalui belanja modal yang masif. Namun, tetap lakukan analisis mendalam dan manajemen risiko yang disiplin sebelum mengambil keputusan investasi.

Menampilkan Seluruh Artikel