Pengendalian Konsumsi: Dengan adanya pembatasan, diharapkan konsumsi BBM jenis subsidi dapat lebih terkendali dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat yang membutuhkan.
Mekanisme Pendataan: Menggunakan NIK dan Digitalisasi
Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana cara pemerintah membedakan antara "orang kaya" dan "orang kecil" saat mereka mengantre di SPBU? Pemerintah tidak mungkin melakukan pengecekan manual satu per satu terhadap setiap pengemudi. Oleh karena itu, digitalisasi menjadi kunci utama dalam implementasi kebijakan ini.
Salah satu skema yang sedang digodok adalah integrasi data antara basis data kendaraan, data ekonomi masyarakat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Melalui platform digital seperti MyPertamina yang sudah mulai berjalan, pemerintah berencana memperketat kriteria kendaraan yang diperbolehkan membeli Pertalite. Kriteria ini kemungkinan besar akan mencakup kapasitas mesin (CC) kendaraan, jenis kendaraan, hingga profil pendapatan pemilik yang terhubung dengan data kependudukan.
Dengan sistem ini, setiap transaksi pembelian BBM bersubsidi akan tercatat secara real-time. Jika sebuah kendaraan dengan kapasitas mesin tinggi atau terdaftar atas nama individu dengan profil ekonomi tertentu mencoba membeli Pertalite, sistem akan secara otomatis menolak transaksi tersebut di mesin pompa SPBU.
Tantangan Implementasi di Lapangan
Meskipun secara teori kebijakan ini sangat ideal untuk menyelamatkan keuangan negara, namun dalam implementasinya, pemerintah akan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Transisi dari subsidi barang ke subsidi berbasis orang memerlukan kesiapan infrastruktur teknologi yang sangat matang.
Pertama, masalah validitas data. Integrasi data antar lembaga pemerintah seringkali masih mengalami kendala sinkronisasi. Jika data NIK atau data kendaraan tidak akurat, maka banyak masyarakat menengah yang justru akan menjadi korban salah sasaran (error of exclusion). Masyarakat yang sebenarnya berhak mendapatkan subsidi bisa saja terblokir karena kesalahan sistem atau data yang belum diperbarui.
Kedua, kesiapan operator SPBU dan masyarakat. Di lapangan, petugas SPBU harus siap menghadapi berbagai reaksi dari konsumen. Potensi gesekan sosial di pompa bensin menjadi risiko nyata apabila sosialisasi mengenai kriteria "orang kaya" yang dilarang membeli Pertalite tidak dilakukan secara transparan dan jelas sejak awal.
Dampak Ekonomi dan Sosial bagi Masyarakat