DWJ Manajement - PORTAL

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

Oleh: DWJ-Manajement 02 Jul 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

Insentif Pajak yang Kompetitif: Salah satu daya tarik utama pusat keuangan global adalah skema perpajakan yang efisien namun tetap sesuai dengan standar transparansi internasional.

Kepastian Hukum dan Regulasi: Para pemilik modal besar sangat sensitif terhadap stabilitas hukum. Indonesia harus menjamin bahwa setiap transaksi dan perlindungan aset dijamin oleh hukum yang kuat dan tidak berubah-ubah.

Digitalisasi Infrastruktur Keuangan: Mengingat tren keuangan dunia yang bergerak ke arah digital, pembangunan pusat keuangan ini harus terintegrasi dengan teknologi fintech dan sistem pembayaran digital yang mutakhir.

Ketersediaan Talenta Profesional: Tidak hanya infrastruktur fisik, ketersediaan sumber daya manusia yang ahli di bidang manajemen aset, hukum keuangan, dan kepatuhan (compliance) menjadi kunci utama.

Menghadapi Persaingan Ketat di Kawasan Asia Tenggara

Langkah Indonesia ini tentu tidak dilakukan dalam ruang hampa. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura telah lama mengukuhkan posisinya sebagai pusat keuangan utama. Begitu juga dengan Hong Kong di level global yang meski menghadapi dinamika politik, tetap menjadi destinasi utama manajemen kekayaan.

Indonesia menyadari bahwa untuk bersaing, kita tidak perlu menjadi "salinan" dari Singapura. Sebaliknya, Indonesia harus mampu menawarkan nilai unik. Nilai unik Indonesia terletak pada ukuran ekonomi yang masif, pertumbuhan kelas menengah yang sangat cepat, serta kekayaan sumber daya alam yang menjadi basis bagi banyak industri global.

Dengan adanya pusat keuangan di dalam negeri, investor tidak perlu lagi melakukan transaksi atau pengelolaan aset melalui kantor pusat mereka di luar negeri. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada mata uang asing dalam transaksi-transaksi tertentu dan membantu memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dalam jangka panjang.

Dampak Ekonomi Makro dan Penguatan Rupiah