DWJ Manajement - PORTAL

RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Oleh: DWJ-Manajement 24 Jul 2026
RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Dalam menanggapi hal tersebut, pemerintah telah menyusun langkah-langkah investigasi sebagai berikut:

Koordinasi Antar-Lembaga: Memperkuat sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan di sektor berisiko tinggi.

Penguatan Pengawasan Lapangan: Meningkatkan intensitas inspeksi mendadak (sidak) oleh pengawas ketenagakerjaan ke pabrik-pabrik dan area produksi untuk memastikan tidak ada praktik kerja paksa atau eksploitasi pekerja.

Transparansi Rantai Pasok: Mendorong perusahaan-perusahaan nasional untuk menerapkan sistem pelacakan rantai pasok yang transparan, sehingga asal-usul bahan baku dan proses produksi dapat diverifikasi dengan mudah oleh pihak luar.

Penyelarasan dengan Standar ILO: Memastikan seluruh regulasi ketenagakerjaan domestik tetap selaras dengan konvensi International Labour Organization (ILO) guna memberikan legitimasi kuat di mata dunia.

Strategi Mitigasi Dampak Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan

Selain melakukan investigasi di dalam negeri, pemerintah juga menyiapkan strategi diplomasi perdagangan untuk melunakkan kebijakan tarif tersebut. Melalui perwakilan diplomatik di Washington D.C., Indonesia akan melakukan negosiasi intensif dengan USTR dan otoritas terkait di Amerika Serikat.

Pemerintah berencana untuk menyajikan data-data konkret mengenai perbaikan kondisi ketenagakerjaan yang telah dilakukan di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Tujuannya adalah untuk meyakinkan pihak Amerika Serikat bahwa Indonesia telah melakukan upaya nyata dalam memitigasi risiko kerja paksa, sehingga tarif tambahan tersebut dapat ditinjau kembali atau bahkan dibatalkan.

Diversifikasi Pasar Ekspor sebagai Langkah Preventif

Pemerintah juga menyadari bahwa ketergantungan yang terlalu tinggi pada satu pasar besar, seperti Amerika Serikat, memiliki risiko geopolitik dan ekonomi yang besar. Oleh karena itu, strategi diversifikasi pasar menjadi agenda penting dalam jangka menengah dan panjang.

Beberapa langkah diversifikasi yang tengah dipersiapkan antara lain: