DWJ Manajement - PORTAL

RI Masih Impor Semikonduktor, Malaysia Sudah Punya Industri Chip

Oleh: DWJ-Manajement • 21 Oct 2026
RI Masih Impor Semikonduktor, Malaysia Sudah Punya Industri Chip

Indonesia Masih Bergantung Impor Semikonduktor, Tertinggal Jauh dari Malaysia

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti urgensi pengembangan industri chip dalam negeri agar Indonesia tidak terus mengekor negara tetangga.

Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan teknologi tinggi, khususnya di sektor semikonduktor. Hingga kini, pemenuhan kebutuhan komponen chip untuk berbagai perangkat elektronik masih sangat bergantung pada jalur impor.

Kondisi ini menjadi sorotan serius bagi pemerintah dalam upaya memperkuat kemandirian teknologi nasional. Ketergantungan pada produk luar negeri dinilai dapat menghambat pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri.

Kesenjangan Industri dengan Malaysia

Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkapkan adanya ketertinggalan yang cukup signifikan antara Indonesia dan Malaysia. Malaysia saat ini telah berhasil membangun ekosistem industri chip yang mapan dan menjadi pemain penting di pasar global.

Berbeda dengan Indonesia, Malaysia telah memiliki rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari desain hingga produksi. Hal ini menjadikan mereka sebagai salah satu pusat semikonduktor yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.