DWJ Manajement - PORTAL

RI & UEA Bahas Rencana Genjot Perdagangan

Oleh: DWJ-Manajement 09 Aug 2026
RI & UEA Bahas Rencana Genjot Perdagangan

```html

RI dan UEA Pererat Kerja Sama Ekonomi, Siap Genjot Volume Perdagangan Lewat IUAE-CEPA

Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) berkomitmen untuk memperkuat fondasi ekonomi kedua negara melalui optimalisasi pemanfaatan Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA).

Langkah strategis ini diambil dalam upaya memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan Indonesia serta menarik lebih banyak investasi dari kawasan Timur Tengah ke tanah air. Pertemuan tingkat tinggi antara perwakilan kementerian kedua negara menjadi momentum krusial untuk memastikan bahwa kesepakatan perdagangan yang telah berjalan tidak hanya menjadi dokumen di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Memaksimalkan Peran IUAE-CEPA sebagai Motor Penggerak Ekonomi

Indonesia dan Uni Emirat Arab saat ini tengah berada dalam fase transisi penting dalam hubungan bilateral mereka. Jika sebelumnya hubungan kedua negara lebih didominasi oleh sektor energi dan komoditas mentah, kini arah kebijakan ekonomi mulai bergeser menuju kemitraan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Implementasi IUAE-CEPA dipandang sebagai instrumen kunci untuk menurunkan hambatan tarif dan non-tarif yang selama ini menjadi kendala bagi eksportir Indonesia. Dengan adanya skema kemitraan ekonomi komprehensif ini, produk-produk manufaktur, pertanian, hingga produk kreatif Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar UEA yang sangat dinamis.

Pemerintah menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana para pelaku usaha, terutama pelaku UMKM, dapat memahami dan memanfaatkan skema insentif yang ditawarkan oleh perjanjian ini. Seringkali, potensi besar dalam perjanjian perdagangan internasional tidak terserap maksimal karena kurangnya literasi mengenai aturan asal barang (rules of origin) dan prosedur administratif lainnya.

Sektor Unggulan yang Menjadi Fokus Utama Perdagangan

Dalam diskusi intensif tersebut, kedua negara mengidentifikasi sejumlah sektor strategis yang akan menjadi motor utama dalam lonjakan volume perdagangan bilateral ke depannya. Beberapa sektor tersebut meliputi: