Kondisi ini jika tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu ruang fiskal pemerintah dalam mendanai pembangunan nasional. Oleh karena itu, pengelolaan utang yang sangat hati-hati menjadi sebuah keharusan.
Menanggapi situasi tersebut, Irman Faiz dari Bank Danamon menekankan urgensi bagi pemerintah untuk tetap menjaga prinsip kehati-hatian. Ia menggarisbawahi bahwa disiplin utang adalah kunci utama dalam menghadapi badai ekonomi ini.
Faktor Utama Pemicu Risiko Fiskal:
Eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia.
Ketidakpastian volatilitas pasar akibat faktor indeks MSCI.
Meningkatnya beban bunga akibat tren suku bunga global.