DWJ Manajement - PORTAL

Rombak Model Bisnis, Danantara Pastikan Proyek LRT City Tuntas

Oleh: DWJ-Manajement • 30 Sep 2026
Rombak Model Bisnis, Danantara Pastikan Proyek LRT City Tuntas

Skema Pembiayaan Kreatif: Mengeksplorasi berbagai bentuk kemitraan strategis dengan sektor swasta guna mengurangi beban APBN/APBD sekaligus mempercepat ketersediaan modal.

Optimalisasi Aset: Memastikan setiap jengkal lahan dan fasilitas di sekitar jalur LRT memiliki nilai komersial yang dapat mendukung biaya operasional dan pemeliharaan jangka panjang.

Digitalisasi Layanan: Mengintegrasikan teknologi dalam model bisnis untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih efisien dan membuka peluang monetisasi data.

Dengan mengubah model bisnis ini, Danantara berupaya menciptakan sebuah "mesin uang" baru yang mampu membiayai dirinya sendiri (self-sustaining), sehingga tidak lagi menjadi beban bagi keuangan negara dalam jangka panjang.

Redesain Teknis untuk Efisiensi dan Kecepatan

Selain dari sisi finansial, Danantara juga memberikan perhatian serius pada aspek teknis melalui penataan ulang desain proyek. Redesain ini bukan berarti mengubah visi utama, melainkan melakukan optimasi terhadap elemen-elemen yang dianggap menghambat progres di lapangan.

Beberapa alasan di balik kebijakan redesain ini meliputi kebutuhan untuk menekan biaya konstruksi tanpa mengurangi standar keamanan, serta upaya untuk menyesuaikan spesifikasi teknis dengan perkembangan teknologi transportasi terkini. Dengan desain yang lebih ramping dan efisien, proses pengadaan barang dan jasa diharapkan dapat berjalan lebih cepat, yang pada akhirnya akan memangkas waktu penyelesaian proyek.

Peran Strategis Danantara dalam Akselerasi Proyek