Rosatom dan RI Sepakati Pasokan Listrik PLTN Terapung 200 MW di Maluku Utara
Proyek strategis ini menjadi tonggak baru kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia di wilayah Halmahera.
Langkah Strategis Pemenuhan Energi di Halmahera
Raksasa energi asal Rusia, Rosatom, telah mencapai kesepakatan penting dengan PT Pembangkit Listrik Nuklir. Fokus utama dari kerja sama ini adalah penyediaan pasokan listrik melalui teknologi mutakhir Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terapung.
Proyek ambisius ini direncanakan akan ditempatkan di wilayah Halmahera, Maluku Utara. Dengan kapasitas daya mencapai 200 Megawatt (MW), proyek ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas dan ketahanan energi di wilayah tersebut.
Teknologi PLTN Terapung: Inovasi Energi Masa Depan
Penggunaan PLTN terapung menjadi solusi inovatif, terutama untuk wilayah kepulauan seperti Maluku Utara. Teknologi ini menawarkan fleksibilitas tinggi dalam distribusi energi dibandingkan dengan pembangunan reaktor konvensional di daratan.