DWJ Manajement - PORTAL

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Oleh: DWJ-Manajement 13 Aug 2026
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Dolar AS Kian Perkasa, Rupiah Dibuka Tertekan di Level Rp17.875 Pagi Ini

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah kembali menghadapi tantangan berat di pasar perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda tercatat masih belum mampu keluar dari zona tekanan, menunjukkan tren pelemahan saat berhadapan dengan penguatan tajam Dolar AS (Greenback).

Berdasarkan data pergerakan pasar pada pembukaan perdagangan hari ini, Rupiah terpantau melemah ke level Rp17.875 per Dolar AS. Kondisi ini menambah daftar panjang volatilitas mata uang domestik yang dipicu oleh dinamika ekonomi global yang belum menentu.

Dominasi Greenback di Pasar Global

Pelemahan Rupiah pagi ini sejalan dengan penguatan signifikan indeks Dolar AS yang terus merangkak naik. Dominasi mata uang Amerika Serikat ini dipicu oleh beberapa faktor fundamental yang membuat investor cenderung beralih ke aset-aset berbasis dolar sebagai instrumen yang lebih aman (safe haven).

Beberapa sentimen utama yang mendorong penguatan Dolar AS antara lain:

Ekspektasi Kebijakan The Fed: Pasar terus mencermati sinyal dari Federal Reserve terkait arah kebijakan suku bunga. Ketidakpastian mengenai seberapa cepat atau seberapa dalam pemangkasan suku bunga akan dilakukan membuat Dolar tetap kuat.

Data Ekonomi AS yang Solid: Rilis data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan ketahanan ekonomi domestik mereka memberikan kepercayaan diri bagi investor untuk tetap memegang dolar.

Sentimen Risiko Global: Ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia seringkali memicu aksi jual pada mata uang negara berkembang (emerging markets) seperti Rupiah, karena investor memilih untuk melakukan de-risking.