Nilai Tukar Rupiah Melemah Nyaris 8 Persen, Gubernur BI Ungkap Penyebab Utamanya
Ketidakpastian ekonomi global menjadi faktor utama di balik depresiasi mata uang Garuda.
Tekanan Global yang Meningkat
Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa nilai tukar Rupiah telah mengalami depresiasi sebesar 7,9 persen. Penurunan ini terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang semakin memburuk.
Berbagai faktor eksternal yang tidak menentu telah menekan stabilitas mata uang domestik secara signifikan. Situasi ini memaksa otoritas moneter untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap dinamika pasar keuangan dunia.
Pandangan Gubernur Bank Indonesia