Sektor Pertanian: Penurunan curah hujan yang drastis mengganggu jadwal tanam petani. Ketersediaan air di irigasi yang menyusut dapat menyebabkan kekeringan pada lahan sawah dan ladang, yang secara langsung meningkatkan risiko gagal panen (puso).
Ketersediaan Air Bersih: Waduk, bendungan, dan cadangan air tanah mengalami penurunan debit secara signifikan. Hal ini berpotensi menyebabkan krisis air bersih bagi jutaan penduduk, terutama di daerah perkotaan dan daerah yang bergantung penuh pada sumber mata air alami.
Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla): Kondisi vegetasi yang kering dan suhu udara yang tinggi menciptakan bahan bakar alami yang sangat mudah terbakar. Hal ini meningkatkan risiko kebakaran hutan yang tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menimbulkan polusi asap lintas batas.
Kesehatan Masyarakat: Kekeringan seringkali diikuti dengan peningkatan debu dan polusi udara, yang dapat memicu gangguan pernapasan (ISPA) pada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Ancaman Serius Bagi Ketahanan Pangan Nasional
Salah satu isu yang paling mendesak untuk diperhatikan adalah ketahanan pangan. Indonesia, sebagai negara agraris, sangat bergantung pada stabilitas iklim untuk menjaga suplai pangan nasional. Dengan Juni 2026 yang tercatat sebagai salah satu periode terkering dalam 30 tahun, sektor pertanian menjadi pihak yang paling rentan.
Para ahli pertanian memperingatkan bahwa jika fenomena ini berlanjut hingga bulan-bulan berikutnya, stok komoditas pangan utama seperti padi, jagung, dan kedelai dapat mengalami penurunan produksi. Hal ini secara otomatis akan berdampak pada kenaikan harga pangan di pasar domestik, yang kemudian dapat memicu inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian diharapkan dapat segera melakukan langkah mitigasi, seperti optimalisasi penggunaan teknologi irigasi hemat air, pendistribusian bantuan pompa air ke daerah terdampak, serta pemberian edukasi kepada petani untuk beralih ke tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan (crop diversification).