DWJ Manajement - PORTAL

Studi: El Nino Tahun Ini Bisa Pecah Rekor, Bumi Siap 'Terpanggang'

Oleh: DWJ-Manajement 23 Sep 2026
Studi: El Nino Tahun Ini Bisa Pecah Rekor, Bumi Siap 'Terpanggang'

Rantai Bencana: Dari Kebakaran Hutan hingga Ancaman Kelaparan

Dampak dari El Nino super ini tidak akan terjadi secara tunggal, melainkan membentuk rantai bencana yang saling berkaitan. Ketidakseimbangan suhu dan curah hujan akan memicu krisis di berbagai sektor vital kehidupan manusia.

1. Krisis Air dan Kebakaran Hutan Massal

Salah satu dampak yang paling nyata adalah kekeringan ekstrem di wilayah-wilayah yang biasanya mendapatkan curah hujan cukup. Di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Australia, dan sebagian Afrika, penurunan curah hujan yang drastis akan membuat lahan gambut dan hutan menjadi sangat kering. Kondisi ini merupakan resep sempurna bagi kebakaran hutan hebat yang sulit dikendalikan.

Kebakaran hutan tidak hanya menghancurkan biodiversitas, tetapi juga melepaskan miliaran ton karbon dioksida ke atmosfer, yang secara ironis justru semakin mempercepat pemanasan global. Asap dari kebakaran ini juga berpotensi menciptakan polusi udara lintas batas yang mengancam kesehatan jutaan penduduk di kawasan sekitarnya.

2. Ancaman Krisis Pangan Global (Famine)

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling rentan terhadap fluktuasi cuaca. El Nino 2026 diprediksi akan merusak siklus tanam di berbagai lumbung pangan dunia. Kekeringan panjang di wilayah penghasil biji-bijian seperti Amerika Selatan dan sebagian Asia akan menyebabkan gagal panen massal.

Ketika pasokan pangan menurun sementara permintaan global terus meningkat, harga komoditas pangan akan melonjak tajam. Hal ini akan memicu inflasi pangan yang sangat tinggi, yang pada akhirnya berujung pada ancaman kelaparan di negara-negara berkembang yang memiliki ketahanan pangan rendah. Krisis ini bukan hanya masalah ekonomi, melainkan ancaman terhadap stabilitas politik dan keamanan nasional di banyak negara.

3. Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

Meskipun banyak wilayah akan mengalami kekeringan, El Nino juga dapat menyebabkan anomali hujan yang sangat ekstrem di wilayah lain. Perubahan distribusi panas laut menyebabkan beberapa area mengalami curah hujan yang jauh di atas normal, memicu banjir bandang, tanah longsor, dan badai yang lebih destruktif. Ketidakpastian ini membuat sistem peringatan dini di banyak negara menjadi sulit untuk dioptimalkan.

Dampak Ekonomi dan Geopolitik yang Mengkhawatirkan

Secara ekonomi, El Nino 2026 diprediksi akan memberikan hantaman keras pada Produk Domestik Bruto (PDB) global. Sektor agrikultur, pariwisata, dan energi akan mengalami kerugian triliunan dolar. Kebutuhan akan energi untuk pendinginan suhu ruangan di wilayah yang mengalami gelombang panas akan melonjak, menekan infrastruktur kelistrikan nasional.