DWJ Manajement - PORTAL

Suahasil Buka Suara soal Dirjen Minta Batalkan Perombakan Pejabat Era Purbaya

Oleh: DWJ-Manajement 16 Sep 2026
Suahasil Buka Suara soal Dirjen Minta Batalkan Perombakan Pejabat Era Purbaya

Heboh Dirjen Pajak Minta Perombakan Pejabat Dibatalkan, Begini Tanggapan Tegas Suahasil Nazara

Ketegangan internal menyusul permintaan Direktur Jenderal Pajak terkait penataan ulang struktur organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Dinamika internal di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menjadi sorotan publik. Kabar mengenai permintaan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), Bimo Wijayanto, yang meminta agar rencana perombakan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) era Purbaya dibatalkan, memicu berbagai spekulasi di kalangan pengamat ekonomi dan birokrasi.

Menanggapi situasi yang berkembang tersebut, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara akhirnya angkat bicara. Ia memberikan penjelasan terkait posisi Kementerian Keuangan dalam menghadapi permintaan dari pucuk pimpinan otoritas pajak tersebut. Langkah perombakan ini disebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi besar penguatan institusi.

Dinamika Perombakan Pejabat di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak

Isu mengenai perombakan pejabat di DJP ini bermula dari adanya rencana restrukturisasi yang menyasar sejumlah posisi strategis yang selama ini diisi oleh pejabat-pejabat dari era kepemimpinan sebelumnya. Permintaan Bimo Wijayanto untuk membatalkan langkah ini menjadi sinyal adanya resistensi atau setidaknya kekhawatiran akan dampak stabilitas organisasi jika perombakan dilakukan secara masif.

Suahasil Nazara menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh Kementerian Keuangan, termasuk urusan penataan pejabat, selalu didasarkan pada pertimbangan profesionalisme dan kebutuhan organisasi. Menurutnya, perubahan dalam struktur kepemimpinan adalah hal yang wajar dalam sebuah institusi besar yang sedang bertransformasi.

Dalam konteks DJP, tantangan dalam mengejar target penerimaan negara di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu menuntut adanya penyegaran di berbagai lini. Perombakan ini dipandang sebagai upaya untuk memastikan bahwa setiap posisi diisi oleh figur yang memiliki kompetensi dan visi yang selaras dengan target jangka panjang kementerian.

Alasan di Balik Rencana Penyegaran Organisasi

Meskipun terdapat permintaan untuk menunda atau membatalkan, Kementerian Keuangan tampaknya tetap pada pendiriannya untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ada beberapa poin krusial mengapa perombakan pejabat ini dianggap mendesak oleh pihak kementerian:

Optimalisasi Kinerja: Memastikan bahwa pejabat yang menduduki posisi strategis memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mencapai target penerimaan pajak.