DWJ Manajement - PORTAL

Suahasil Bungkam Ditanya soal Utang Whoosh-Dividen Danantara Rp 120 T

Oleh: DWJ-Manajement 16 Sep 2026
Suahasil Bungkam Ditanya soal Utang Whoosh-Dividen Danantara Rp 120 T

```html

Diberondong Pertanyaan Panas Soal Utang Whoosh hingga Dividen Danantara Rp 120 Triliun, Suahasil Nazara Pilih Bungkam

JAKARTA - Suasana di lingkungan Kementerian Keuangan mendadak tegang saat Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, berupaya melewati kerumunan awak media. Alih-alih memberikan pernyataan resmi, Suahasil justru memilih untuk bungkam seribu bahasa saat diberondong pertanyaan krusial mengenai kondisi fiskal negara yang tengah menjadi sorotan publik.

Setidaknya ada dua isu besar yang menjadi sasaran empuk para jurnalis. Pertama, mengenai beban utang proyek Kereta Cepat Whoosh yang terus membayangi APBN. Kedua, mengenai isu dividen dari Badan Pengelola Investasi Danantara yang disebut-sebut mencapai angka fantastis, yakni Rp 120 triliun. Namun, upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Suahasil menemui jalan buntu.

Ketidakpastian di Tengah Sorotan Isu Utang Infrastruktur

Pertanyaan pertama yang menyergap Suahasil berkaitan dengan keberlanjutan finansial proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau yang populer dengan sebutan Whoosh. Seiring dengan berjalannya operasional, publik mulai mempertanyakan bagaimana skema pembayaran utang yang telah ditarik untuk proyek strategis nasional ini.

Proyek Whoosh memang menjadi simbol modernisasi transportasi di Indonesia, namun di sisi lain, ia juga menjadi beban finansial yang signifikan bagi negara. Para jurnalis mencoba menggali lebih dalam mengenai:

Sejauh mana komitmen pemerintah dalam menjamin utang proyek tersebut jika terjadi defisit operasional.

Bagaimana pengaruh beban bunga utang Whoosh terhadap ruang fiskal dalam APBN tahun berjalan.

Transparansi pembagian risiko antara pemerintah dan konsorsium pengelola proyek.