Penyediaan rambu-rambu navigasi dan petunjuk arah yang lebih jelas di area pelabuhan.
Peningkatan sistem pencahayaan di area dermaga untuk mendukung operasional pada malam hari secara aman.
Penyediaan jalur evakuasi dan titik kumpul yang sesuai dengan standar keselamatan maritim.
Optimalisasi Kenyamanan Fasilitas Publik
Selain faktor keselamatan, kenyamanan penumpang juga menjadi sorotan utama. Terminal yang modern diharapkan mampu menyediakan fasilitas pendukung yang lengkap, sehingga waktu tunggu penumpang tidak lagi menjadi beban. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang tunggu yang lebih luas dan sejuk, area komersial untuk UMKM, hingga fasilitas sanitasi yang bersih dan memadai.
Dampak Multiplier bagi Ekonomi Daerah dan Logistik
Investasi sebesar Rp30 miliar ini diprediksi akan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian Sulawesi Tenggara. Pelabuhan feri yang handal merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga barang di wilayah kepulauan. Ketika distribusi logistik berjalan lancar tanpa hambatan infrastruktur, biaya transportasi dapat ditekan, yang pada akhirnya akan menurunkan harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Berikut adalah beberapa sektor yang akan merasakan dampak langsung dari perbaikan pelabuhan ini:
Sektor Logistik: Percepatan distribusi bahan pangan, material bangunan, dan kebutuhan pokok dari pusat kota ke pulau-pulau terpencil.
Sektor Pariwisata: Memudahkan akses wisatawan menuju destinasi wisata bahari di Sultra, yang akan meningkatkan kunjungan dan pendapatan daerah.