DWJ Manajement - PORTAL

Super El Nino Mengintai, Siap-siap 'Terpanggang' dan Makin Kering

Oleh: DWJ-Manajement 28 Jul 2026
Super El Nino Mengintai, Siap-siap 'Terpanggang' dan Makin Kering

Dampak yang paling langsung dirasakan adalah berkurangnya volume air di sungai, waduk, dan danau. Ketika curah hujan menurun drastis dalam waktu lama, cadangan air tanah akan ikut menyusut. Hal ini akan memicu krisis air bersih bagi jutaan penduduk, terutama di daerah-daerah yang bergantung sepenuhnya pada air permukaan dan sumur dangkal. Krisis air bukan hanya masalah haus, tetapi juga masalah sanitasi yang dapat memicu penyebaran penyakit menular.

Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Kondisi tanah yang kering kerontang dan suhu udara yang tinggi menciptakan bahan bakar alami yang sangat mudah terbakar. Vegetasi yang kering di hutan dan lahan gambut akan menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jika tidak dikelola dengan ketat, kebakaran ini dapat menyebabkan kabut asap lintas batas yang tidak hanya merusak kesehatan pernapasan, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan transportasi di wilayah terdampak.

Dampak Terhadap Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan

Sektor pertanian adalah yang paling pertama dan paling keras terkena hantaman Super El Niño. Kegagalan panen atau yang sering disebut dengan istilah "puso" menjadi ancaman nyata bagi para petani. Tanpa pasokan air yang cukup, tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai akan mengalami stres air hingga mati. Penurunan produksi pangan nasional ini pada gilirannya akan memicu kenaikan harga komoditas di pasar, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan inflasi ekonomi.

Gejala Cuaca Ekstrem yang Perlu Diwaspadai

Masyarakat dihimbau untuk mulai mengenali tanda-tanda perubahan cuaca ekstrem di lingkungan sekitar. Beberapa gejala yang dapat diidentifikasi antara lain:

Peningkatan suhu udara yang terasa jauh lebih terik dan menyengat pada siang hari secara konsisten.

Penurunan debit air pada sumber-sumber air lokal seperti sungai atau mata air secara tiba-tiba.

Ketidakteraturan pola hujan, di mana hujan sangat jarang turun, namun ketika turun, seringkali disertai dengan angin kencang atau fenomena cuaca ekstrem lainnya.

Tanah yang mulai pecah-pecah (retak) di area lahan pertanian atau pekarangan rumah.

Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat dan Pemerintah?

Menghadapi ancaman Super El Niño memerlukan kolaborasi yang solid antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat. Kita tidak bisa menghentikan fenomena alam ini, namun kita bisa meminimalkan dampak kerusakannya melalui langkah-langkah mitigasi yang tepat.

Langkah untuk Pemerintah:

Pemerintah melalui lembaga terkait seperti BMKG, BNPB, dan Kementerian Pertanian harus mengambil langkah proaktif: