DWJ Manajement - PORTAL

Super New Moon, Pesisir Surabaya Terancam Banjir Rob

Oleh: DWJ-Manajement 21 Sep 2026
Super New Moon, Pesisir Surabaya Terancam Banjir Rob

Waspada! Fenomena Super New Moon Mengancam Pesisir Surabaya, Banjir Rob Diprediksi Melanda Selama 11 Hari

BPBD Surabaya perketat pengawasan dan siapkan sistem peringatan dini guna meminimalisir dampak kenaikan permukaan air laut yang ekstrem.

Kota Surabaya kini tengah berada dalam status siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir rob. Fenomena astronomi Super New Moon yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat menjadi pemicu utama meningkatnya volume air laut yang berpotensi menggenangi kawasan pemukiman di pesisir utara dan timur Surabaya.

Berdasarkan data pemantauan terkini, dampak dari fenomena alam ini diperkirakan tidak hanya terjadi sesaat, melainkan akan berlangsung selama kurang lebih 11 hari ke depan. Kenaikan permukaan air laut ini dipicu oleh posisi bulan yang berada pada titik terdekatnya dengan bumi (perigee) bersamaan dengan fase bulan baru (new moon), yang secara gravitasi mampu menarik massa air laut jauh lebih kuat dari biasanya.

Mekanisme Super New Moon dan Dampaknya terhadap Pasang Air Laut

Fenomena Super New Moon merupakan peristiwa langka di mana fase bulan baru terjadi saat bulan berada pada jarak paling dekat dengan orbit bumi. Dalam studi astronomi, kondisi ini menciptakan gaya tarik gravitasi yang sangat kuat terhadap samudra di bumi. Akibatnya, terjadi fenomena pasang naik yang jauh lebih tinggi dibandingkan fase bulan biasa.

Bagi kota-kota pesisir seperti Surabaya, kondisi ini menjadi ancaman serius. Kenaikan permukaan air laut yang ekstrem dapat meluap melampaui tanggul-tanggul pelindung, terutama jika terjadi bersamaan dengan kondisi cuaca buruk atau angin kencang di Laut Jawa. Air laut yang naik ke daratan inilah yang kita kenal sebagai banjir rob, yang seringkali merendam jalanan hingga masuk ke dalam rumah warga.

Para ahli memperingatkan bahwa selama 11 hari masa berlangsungnya fenomena ini, fluktuasi ketinggian air laut akan sangat dinamis. Masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan perubahan pasang surut air laut yang terlihat di kawasan pantai, karena lonjakan air bisa terjadi secara mendadak pada jam-jam tertentu, biasanya pada dini hari atau menjelang subuh saat gravitasi bulan mencapai puncaknya.

Status Siaga di Surabaya: Mitigasi Total BPBD

Menanggapi ancaman tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya telah menetapkan status siaga. Langkah-langkah mitigasi telah disiapkan untuk memastikan dampak banjir rob dapat ditekan seminimal mungkin, baik terhadap infrastruktur publik maupun keselamatan jiwa warga.

Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait kini tengah mengintensifkan pemantauan terhadap seluruh titik rawan banjir di sepanjang garis pantai. Mitigasi tidak hanya dilakukan secara reaktif saat air sudah masuk, namun juga dilakukan secara preventif dengan memastikan seluruh sistem drainase dan pompa berfungsi optimal.

Wilayah Potensial Terdampak Banjir Rob

Berdasarkan peta kerawanan bencana di Kota Surabaya, terdapat beberapa wilayah yang menjadi fokus utama pengawasan. Wilayah-wilayah ini merupakan area yang secara geografis memiliki elevasi rendah dan berbatasan langsung dengan laut. Beberapa di antaranya meliputi: