DWJ Manajement - PORTAL

Survei Ungkap Pengguna Mac Lebih Banyak Jadi Sasaran Serangan Siber

Oleh: DWJ-Manajement 10 Aug 2026
Survei Ungkap Pengguna Mac Lebih Banyak Jadi Sasaran Serangan Siber

Jika kita melihat data historis, Windows memang memiliki jumlah serangan yang secara absolut lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa sebagian besar komputer di dunia menggunakan Windows. Namun, jika kita melihat dari perspektif frekuensi insiden per pengguna, angka untuk macOS mulai menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Survei Kaspersky menyoroti bahwa meskipun ekosistem Apple yang tertutup (closed ecosystem) memberikan lapisan perlindungan ekstra melalui kontrol ketat terhadap aplikasi yang masuk ke App Store, hal tersebut tidak lagi cukup untuk membendung ancaman modern. Peretas kini tidak hanya mengandalkan virus tradisional, tetapi menggunakan metode yang jauh lebih canggih seperti manipulasi sosial (social engineering).

Evolusi Malware yang Menargetkan macOS

Dahulu, malware dirancang untuk mengeksploitasi celah pada arsitektur Windows. Kini, para pengembang malware telah mendedikasikan sumber daya yang besar untuk mempelajari arsitektur macOS. Mereka menciptakan kode-kode jahat yang mampu menyusup melalui celah keamanan pada sistem operasi, atau bahkan melalui celah pada aplikasi pihak ketiga yang sering digunakan oleh pengguna Mac.

Beberapa jenis serangan yang paling sering menyasar pengguna Mac meliputi:

Adware dan Spyware: Perangkat lunak yang mengintai aktivitas pengguna, mencuri data penelusuran, atau menampilkan iklan yang mengganggu secara masif.

Phishing Berbasis macOS: Email atau pesan yang meniru pemberitahuan resmi dari Apple (seperti pembaruan iCloud atau masalah Apple ID) untuk mencuri kredensial pengguna.

Ransomware: Meskipun lebih jarang dibanding Windows, serangan yang mengunci data pengguna dan meminta tebusan dalam bentuk mata uang kripto mulai merambah pengguna Mac.

Trojan: Perangkat lunak berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi legal atau berguna (seperti pembersih sistem atau pengunduh video) untuk membuka pintu belakang (backdoor) bagi peretas.

Langkah Proteksi: Jangan Terlena dengan Label "Aman"

Temuan survei Kaspersky ini tidak seharusnya membuat pengguna Mac merasa panik, namun sangat perlu untuk meningkatkan kewaspadaan. Keamanan siber adalah proses berkelanjutan, bukan sebuah produk yang sekali beli langsung selesai.