Standar Higienitas dan Sanitasi: Dapur wajib memiliki sertifikasi kesehatan dan mampu menjamin kebersihan proses pengolahan makanan dari bahan mentah hingga siap saji.
Kapasitas Produksi: Kemampuan dapur dalam memproduksi makanan dalam jumlah besar secara konsisten tanpa mengurangi kualitas nutrisi.
Pemenuhan Nilai Gizi: Dapur harus mampu menyajikan menu yang telah dikalibrasi oleh ahli gizi sesuai dengan kebutuhan usia sasaran.
Manajemen Rantai Pasok: Kemampuan dapur dalam mengelola bahan baku lokal secara berkelanjutan dan menjaga kesegaran bahan makanan.
Integritas Pelaporan: Ketertiban dalam administrasi dan transparansi penggunaan dana operasional.
Menunggu Terbitnya Regulasi Resmi
Sudaryono menekankan bahwa saat ini tim teknis tengah bekerja keras untuk merampungkan draf aturan tersebut. Aturan ini diharapkan dapat segera diterbitkan dalam waktu dekat agar para pelaku usaha, baik itu UMKM maupun penyedia jasa boga berskala besar, memiliki kepastian hukum dalam mempersiapkan diri.
"Aturan tersebut sedang disiapkan dan akan segera diterbitkan. Kami ingin memastikan bahwa implementasi di lapangan nantinya berjalan tertib, transparan, dan yang paling penting, tujuan utama program untuk meningkatkan gizi anak bangsa dapat tercapai," ungkapnya dalam sebuah kesempatan.
Keberadaan regulasi ini sangat mendesak, mengingat program MBG melibatkan perputaran uang yang sangat besar dan melibatkan jutaan penerima manfaat. Tanpa aturan main yang jelas, dikhawatirkan akan muncul ketimpangan antara dapur yang mampu memenuhi standar dengan dapur yang hanya sekadar menjalankan fungsi memasak tanpa memperhatikan aspek nutrisi dan keamanan pangan.
Dampak Ekonomi bagi Pelaku Usaha Lokal
Di sisi lain, kebijakan ini juga memberikan sinyal positif bagi sektor UMKM kuliner di daerah. Program MBG diproyeksikan akan menjadi mesin penggerak ekonomi baru di tingkat lokal. Jika dapur-dapur lokal mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah, mereka tidak hanya mendapatkan kontrak penyediaan makanan, tetapi juga insentif tambahan yang dapat memperkuat struktur modal usaha mereka.