DWJ Manajement - PORTAL

Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

Oleh: DWJ-Manajement • 07 Sep 2026
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

3. Optimalisasi Alokasi Modal (Capital Allocation)

Mengelola 68 anak usaha berarti memecah fokus pendanaan dan investasi ke banyak titik. Dengan memusatkan fokus pada 18 anak usaha yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, Telkom dapat mengalokasikan modalnya secara lebih efektif. Dana yang sebelumnya tersebar di berbagai unit kecil kini dapat dikonsentrasikan untuk memperkuat infrastruktur digital, pengembangan teknologi AI, serta ekspansi layanan data center yang menjadi motor pertumbuhan baru.

Fokus pada Bisnis Inti dan Masa Depan Digital

Restrukturisasi ini merupakan implementasi nyata dari strategi "Five Bold Moves" yang sebelumnya telah dicanangkan oleh manajemen Telkom. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap entitas di bawah naungannya memiliki peran yang sangat spesifik dan saling bersinergi dalam memperkuat ekosistem digital nasional.

Berikut adalah beberapa sektor utama yang menjadi fokus setelah penyederhanaan ini:

Digital Connectivity: Memperkuat penetrasi layanan broadband melalui IndiHome (yang kini telah diintegrasikan ke Telkomsel) dan penguatan jaringan seluler untuk menjamin konektivitas yang stabil di seluruh pelosok negeri.

Data Center & Cloud Services: Mengakselerasi pertumbuhan melalui NeutraDC untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang melonjak tajam seiring dengan masifnya penggunaan aplikasi berbasis cloud di Indonesia.

Digital Platform: Fokus pada pengembangan layanan berbasis data, keamanan siber, dan platform digital yang dapat mendukung transformasi digital bagi sektor korporasi maupun ritel.

Enterprise Services: Memberikan solusi digital yang terintegrasi bagi sektor pemerintah (B2G) dan bisnis (B2B), mulai dari solusi IoT hingga manajemen jaringan skala besar.