Tekanan Jual Masif: Berbeda dengan MSCI yang fokus pada saham, sentimen geopolitik memicu tekanan jual yang lebih luas, mencakup pasar obligasi hingga mata uang.
Kesimpulan
Meskipun arus modal keluar dari pasar saham akibat dinamika MSCI perlu diwaspadai, faktor tersebut bukanlah ancaman terbesar bagi rupiah. Fokus utama saat ini adalah ketidakpastian geopolitik dunia yang terus memicu pelarian modal ke aset aman.
Selama tensi politik global belum mereda, tekanan terhadap nilai tukar rupiah diprediksi akan tetap tinggi dan sulit untuk dihindari dalam jangka pendek.