DWJ Manajement - PORTAL

Timbunan Sampah Diprediksi 146.780 Ton per Hari, Zulhas: Bisa Kita Selesaikan

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Timbunan Sampah Diprediksi 146.780 Ton per Hari, Zulhas: Bisa Kita Selesaikan

Mempermudah Proses Daur Ulang: Sampah plastik, kertas, dan logam yang dalam kondisi bersih memiliki nilai jual tinggi dan mudah diproses kembali oleh industri daur ulang.

Reduksi Sampah Organik: Sampah organik yang dipisahkan dapat diolah menjadi kompos atau biogas, sehingga tidak membusuk di TPA dan menghasilkan gas metana yang berbahaya bagi atmosfer.

Efisiensi Operasional: Pemerintah dan pengelola sampah dapat menghemat biaya logistik dan operasional karena tidak perlu memilah kembali sampah yang sudah tercampur di fasilitas pengolahan.

Memperpanjang Usia TPA: Dengan berkurangnya volume sampah yang masuk ke TPA karena sudah terkelola di hulu, masa pakai lahan pembuangan akhir akan jauh lebih lama.

Teknologi PSEL Bekasi: Model Solusi Masa Depan

Selain perubahan perilaku di tingkat masyarakat, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur teknologi tinggi. Salah satu proyek strategis yang menjadi sorotan adalah pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi.

Proyek PSEL ini diproyeksikan menjadi salah satu model percontohan nasional dalam mengubah masalah menjadi solusi. Melalui teknologi termal yang canggih, sampah yang tidak dapat didaur ulang lagi akan dibakar dalam suhu tinggi untuk menghasilkan uap yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin listrik.

Keunggulan Implementasi PSEL

Penerapan teknologi PSEL seperti di Bekasi diharapkan dapat memberikan dampak ganda (double impact) bagi negara, antara lain:

Pengurangan Volume Sampah Secara Instan: Teknologi ini mampu mereduksi volume sampah secara drastis hingga lebih dari 80-90%, sehingga masalah lahan TPA dapat teratasi.

Ketahanan Energi Nasional: Selain mengelola limbah, PSEL berkontribusi pada bauran energi terbarukan dengan menghasilkan listrik yang bisa disalurkan ke jaringan PLN.

Minimalisir Emisi Gas Rumah Kaca: Dengan mengolah sampah secara terkontrol, emisi gas metana dari pembusukan sampah di TPA terbuka dapat dikurangi secara signifikan.