3. Uji Fitur Layar dan Keaslian Komponen (True Tone)
Salah satu trik yang sering dilakukan penjual nakal adalah mengganti layar iPhone asli dengan layar kualitas KW atau pihak ketiga. Cara termudah untuk mendeteksinya adalah dengan mengecek fitur True Tone.
True Tone adalah fitur yang menyesuaikan warna layar dengan pencahayaan di sekitar Anda. Jika fitur True Tone hilang atau tidak bisa diaktifkan di menu pengaturan layar, hampir bisa dipastikan bahwa layar iPhone tersebut sudah pernah diganti dengan komponen non-original. Meskipun layar pengganti tersebut terlihat jernih, kualitas warna dan sensitivitas sentuhannya biasanya tidak akan seakurat layar asli Apple.
4. Cek Kesehatan Baterai (Battery Health)
Baterai adalah komponen yang paling cepat mengalami degradasi. Dalam dunia iPhone bekas, Battery Health (BH) menjadi indikator utama yang dilihat pembeli. Namun, Anda harus tetap waspada.
Secara umum, Battery Health di atas 85% masih dianggap sangat baik. Namun, ada fenomena di mana penjual melakukan "reset" atau menggunakan alat khusus untuk memanipulasi angka Battery Health agar terlihat 100%. Untuk memastikannya, gunakan iPhone tersebut selama beberapa saat, buka aplikasi berat seperti YouTube atau kamera, lalu lihat apakah persentase baterai turun secara tidak wajar. Jika baterai turun drastis dalam hitungan menit, maka baterai tersebut sudah drop meskipun angkanya menunjukkan 100%.
5. Verifikasi Fitur Biometrik: Face ID atau Touch ID
Ini adalah poin yang sangat krusial. Face ID (pada seri X ke atas) dan Touch ID (pada seri lama) adalah fitur keamanan yang sangat terintegrasi dengan mesin (logic board) iPhone. Jika fitur ini tidak berfungsi, jangan pernah membeli perangkat tersebut.
Memperbaiki Face ID atau Touch ID yang rusak jauh lebih mahal dan rumit dibandingkan memperbaiki layar atau baterai. Kerusakan pada fitur biometrik sering kali menjadi tanda bahwa iPhone pernah mengalami perbaikan besar pada bagian mesin atau terkena air.
6. Waspadai Masalah IMEI dan Status Garansi
Di Indonesia, isu blokir IMEI adalah momok terbesar bagi pengguna iPhone bekas, terutama untuk unit "Ex-Inter" (unit luar negeri yang masuk ke Indonesia secara tidak resmi). Unit Ex-Inter sering kali dijual dengan harga jauh lebih murah, namun memiliki risiko sinyal terblokir sewaktu-waktu oleh pemerintah.
Langkah aman yang harus Anda lakukan adalah: