DWJ Manajement - PORTAL

Tito Minta Purbaya Segera Cairkan Dana buat Pemda

Oleh: DWJ-Manajement 28 Jul 2026
Tito Minta Purbaya Segera Cairkan Dana buat Pemda

Tito Karnavian Desak Menkeu Purbaya Segera Cairkan Dana Bagi Hasil untuk Percepat Pembangunan Daerah

Mendagri menekankan pentingnya ketepatan waktu penyaluran DBH agar program strategis di pemerintah daerah tidak terhambat.

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan penekanan serius terkait kelancaran arus kas di tingkat pemerintah daerah. Dalam pernyataannya terbaru, Tito secara khusus meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mempercepat proses pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi tumpuan utama pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat banyak pemerintah daerah yang kini tengah bersiap menjalankan berbagai program strategis dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterlambatan dalam penyaluran dana pusat ke daerah dikhawatirkan akan menciptakan efek domino yang menghambat akselerasi pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Urgensi Penyaluran Dana Bagi Hasil bagi Pemerintah Daerah

Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan salah satu instrumen fiskal penting dalam kerangka hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dana ini berasal dari pendapatan negara yang dialokasikan kembali ke daerah penghasil atau daerah yang memenuhi kriteria tertentu, seperti sektor sumber daya alam (SDA), pajak, maupun sektor lainnya.

Tito Karnavian mengungkapkan bahwa ketidakpastian jadwal pencairan dana seringkali membuat pemerintah daerah kesulitan dalam melakukan perencanaan dan eksekusi program. "Kami meminta sinergi yang lebih kuat antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Jangan sampai karena kendala administratif di pusat, program-program yang sudah direncanakan di daerah menjadi terbengkalai," tegas Tito dalam sebuah pertemuan koordinasi.

Menurutnya, stabilitas ekonomi daerah sangat bergantung pada ketersediaan likuiditas yang berasal dari dana transfer pusat. Ketika DBH cair tepat waktu, pemerintah daerah memiliki ruang gerak yang cukup untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Dampak Keterlambatan Dana Terhadap Sektor Publik

Jika pencairan DBH terus mengalami penundaan, terdapat sejumlah risiko signifikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keterlambatan ini bukan sekadar masalah angka di atas kertas, melainkan masalah nyata dalam pelayanan publik. Berikut adalah beberapa sektor yang paling rentan terdampak apabila dana bagi hasil tidak segera dicairkan: