DWJ Manajement - PORTAL

Video: IHSG Terkoreksi Dalam, Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN

Oleh: DWJ-Manajement • 20 Oct 2026
Video: IHSG Terkoreksi Dalam, Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN

IHSG Terkoreksi Dalam, Danantara Beri Sinyal Borong Saham BUMN

Koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipandang sebagai momentum strategis bagi Danantara untuk memperkuat portofolio BUMN.

Tekanan Pasar pada Indeks Harga Saham Gabungan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini mengalami tren penurunan nilai yang cukup signifikan. Koreksi yang terjadi secara mendalam ini memicu perhatian serius dari para pelaku pasar modal nasional.

Kondisi pasar yang fluktuatif ini membuat banyak investor bersikap waspada. Namun, di balik tekanan jual tersebut, terdapat celah peluang bagi pengelola aset strategis negara.

Pandangan Strategis COO Danantara

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memberikan tanggapannya terkait fenomena penurunan tajam IHSG tersebut. Ia melihat dinamika pasar saat ini bukan sekadar tekanan, melainkan sebuah peluang.

Menurut Dony, koreksi pasar seringkali menciptakan kondisi harga yang lebih menarik. Hal ini menjadi pintu masuk yang ideal untuk melakukan akumulasi aset secara strategis.

Peluang Akumulasi Saham BUMN

Danantara melihat adanya potensi besar untuk melakukan aksi "borong" saham, terutama pada emiten-emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Strategi ini bertujuan untuk memanfaatkan harga saham yang sedang terdiskon.

Beberapa poin utama dalam strategi Danantara meliputi:

Memanfaatkan momentum harga rendah (undervalued) pada saham-saham BUMN unggulan.

Memperkuat struktur pengelolaan aset negara melalui penguatan ekuitas.

Menciptakan nilai tambah jangka panjang melalui portofolio yang solid.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan bantalan bagi stabilitas aset negara di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan menyerap saham pada saat harga terkoreksi, Danantara optimis dapat mengoptimalkan nilai fundamental BUMN.

Kesimpulan

Meskipun IHSG sedang mengalami koreksi dalam, Danantara melihat situasi ini sebagai momentum emas untuk melakukan ekspansi portofolio. Fokus pada akumulasi saham BUMN menjadi langkah strategis untuk memperkuat aset negara dan meraih keuntungan jangka panjang di masa depan.

Menampilkan Seluruh Artikel