DWJ Manajement - PORTAL

Video: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Optimalkan Bauran Kebijakan

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
Video: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Optimalkan Bauran Kebijakan

Tiga Pilar Utama dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi

Dalam pemaparannya di hadapan anggota Komisi XI DPR RI, Gubernur BI menjelaskan secara lebih mendalam bagaimana ketiga pilar tersebut bekerja secara terintegrasi. Integrasi ini bertujuan agar kebijakan yang diambil tidak saling berbenturan, melainkan saling memperkuat.

1. Optimalisasi Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter tetap menjadi ujung tombak dalam mengelola inflasi. BI akan terus memantau perkembangan inflasi domestik dan membandingkannya dengan ekspektasi pasar. Jika tekanan inflasi meningkat akibat kenaikan harga barang impor (imported inflation), maka kebijakan moneter akan disesuaikan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, kebijakan suku bunga juga berperan penting dalam menjaga aliran modal asing (capital inflow). Dengan menjaga tingkat suku bunga yang kompetitif, BI berupaya agar investor tetap tertarik menanamkan modalnya di instrumen keuangan domestik, yang pada gilirannya akan memperkuat posisi Rupiah.

2. Penguatan Kebijakan Makroprudensial

Jika kebijakan moneter fokus pada stabilitas harga, maka kebijakan makroprudensial berfokus pada kesehatan sistem keuangan secara keseluruhan. BI terus mendorong perbankan untuk tetap menjaga kualitas aset dan likuiditas yang cukup guna mendukung pembiayaan sektor-sektor strategis.

Beberapa langkah makroprudensial yang dilakukan meliputi:

Pemberian insentif likuiditas bagi perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas seperti hilirisasi, UMKM, dan ekonomi hijau.

Pengawasan terhadap rasio kredit agar tetap dalam batas aman guna menghindari risiko kredit macet (NPL) di masa depan.

Manajemen risiko sistemik untuk memastikan guncangan di satu sektor tidak merambat ke seluruh sistem keuangan nasional.

3. Intervensi Nilai Tukar yang Terukur