Keputusan investor asing dalam menanamkan modalnya sangat bergantung pada proyeksi pertumbuhan dan kemudahan akses pasar. Berikut adalah beberapa alasan mengapa konsep standalone market dianggap berisiko bagi Indonesia:
Skala Ekonomi Terbatas: Investor mencari pasar yang memiliki jangkauan luas untuk mengoptimalkan biaya produksi dan distribusi.
Risiko Volatilitas Tinggi: Pasar tunggal cenderung lebih rentan terhadap fluktuasi ekonomi domestik yang tidak menentu.
Keterbatasan Rantai Pasok: Tanpa integrasi regional, akses terhadap bahan baku dan komponen dari negara tetangga menjadi lebih sulit dan mahal.
Pentingnya Strategi Integrasi Regional