DWJ Manajement - PORTAL

Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang - Gejolak Rupiah

Oleh: DWJ-Manajement 12 Jul 2026
Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang - Gejolak Rupiah

Kondisi ini diperparah dengan tren inflasi yang masih fluktuatif. Inflasi yang tinggi menggerus daya beli masyarakat dan menciptakan tekanan pada margin keuntungan perusahaan. Dalam situasi seperti ini, Manajer Investasi harus sangat selektif dalam memilih sektor mana yang akan dimasuki dan sektor mana yang harus dihindari.

Taktik Manajer Investasi: Mengubah Risiko Menjadi Keuntungan

Lantas, bagaimana sebenarnya "jurus" Manajer Investasi dalam mencari cuan di tengah situasi yang terlihat suram ini? Tidak ada satu formula tunggal, namun ada beberapa pola strategi yang umum diterapkan oleh para profesional dalam mengelola dana kelolaan mereka.

Berikut adalah beberapa taktik yang sering digunakan:

1. Rotasi Sektor ke Saham Defensif

Saat pasar sedang tidak menentu, MI cenderung melakukan rotasi sektor. Mereka akan mengurangi eksposur pada sektor-sektor yang sangat sensitif terhadap daya beli atau suku bunga tinggi, dan beralih ke sektor defensif. Sektor defensif adalah sektor yang produk atau jasanya tetap dibutuhkan masyarakat meskipun kondisi ekonomi sedang sulit. Contohnya adalah:

Consumer Goods: Perusahaan makanan dan kebutuhan pokok yang permintaannya tetap stabil.

Telekomunikasi: Layanan data dan komunikasi yang kini telah menjadi kebutuhan primer bagi hampir seluruh lapisan masyarakat.

Healthcare: Sektor kesehatan yang cenderung tahan terhadap siklus ekonomi.

2. Optimalisasi Instrumen Pendapatan Tetap

Di tengah ketidakpastian pasar saham, instrumen pendapatan tetap seperti obligasi atau reksadana pendapatan tetap menjadi primadona. Manajer Investasi akan memanfaatkan momentum saat yield (imbal hasil) obligasi meningkat akibat tekanan pasar. Ketika harga obligasi turun karena kenaikan yield, MI dapat melakukan aksi beli untuk kemudian mendapatkan keuntungan modal (capital gain) saat suku bunga mulai stabil atau cenderung turun di masa depan.

3. Pemanfaatan Aset Safe-Haven dan Komoditas

Dalam kondisi perang atau ketidakpastian global, emas sering kali menjadi pilihan utama. Manajer Investasi yang mengelola dana secara global atau yang memiliki mandat diversifikasi luas akan memasukkan emas atau komoditas terkait energi ke dalam portofolio mereka sebagai pelindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan risiko geopolitik.