DWJ Manajement - PORTAL

Video: Suku Bunga The Fed Berpeluang Naik Lagi, IHSG dan Rupiah Ambruk

Oleh: DWJ-Manajement • 25 Sep 2026
Video: Suku Bunga The Fed Berpeluang Naik Lagi, IHSG dan Rupiah Ambruk

IHSG Tertekan di Tengah Aksi Jual Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat mengalami penurunan signifikan seiring dengan masuknya tekanan jual dari investor asing. Penurunan ini tidak hanya terjadi di sektor perbankan yang menjadi tulang punggung indeks, tetapi juga merambat ke sektor-sektor sensitif lainnya seperti properti, teknologi, dan konsumsi.

Para pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak melakukan aksi ambil untung (profit taking) sekaligus melakukan mitigasi risiko. Ketika ketidakpastian meningkat, volatilitas pasar saham akan melonjak tajam. Hal ini seringkali diikuti dengan penurunan volume perdagangan karena banyak investor yang memilih untuk "wait and see" atau menunggu kepastian arah kebijakan ekonomi global.

Analis pasar modal mencatat bahwa penurunan IHSG saat ini lebih didorong oleh faktor eksternal dibandingkan fundamental ekonomi domestik yang sebenarnya masih cukup solid. Namun, jika aliran modal keluar terus berlanjut, hal ini dapat mengganggu likuiditas di pasar saham Indonesia dalam jangka menengah.

Dampak Langsung Terhadap Nilai Tukar Rupiah

Tidak hanya pasar saham, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS juga menunjukkan pelemahan yang mengkhawatirkan. Rupiah terus berjuang menghadapi tekanan dari penguatan indeks Dollar (DXY). Pelemahan Rupiah ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi makro nasional.

Pelemahan mata uang domestik memiliki beberapa dampak negatif yang perlu diwaspadai, antara lain:

Kenaikan Biaya Impor: Pelemahan Rupiah menyebabkan harga barang-barang impor (bahan baku industri) menjadi lebih mahal, yang pada akhirnya dapat memicu inflasi di dalam negeri (imported inflation).

Beban Utang Luar Negeri: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam mata uang Dollar AS akan mengalami peningkatan beban pembayaran bunga dan pokok utang ketika dikonversi ke dalam Rupiah.

Tekanan pada Defisit Transaksi Berjalan: Jika pelemahan berlanjut, hal ini dapat mempengaruhi neraca perdagangan dan stabilitas cadangan devisa negara.

Langkah Antisipasi Bank Indonesia dan Pemerintah