DWJ Manajement - PORTAL

Viral Tukang Becak Masuk Desil 9, Bos BPS Buka Suara

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
Viral Tukang Becak Masuk Desil 9, Bos BPS Buka Suara

Penjelasan Kepala BPS: Mengapa Tukang Becak Bisa Masuk Desil Tinggi?

Amalia Widyasanti menjelaskan bahwa terdapat alasan fundamental mengapa seorang individu dengan profesi tertentu bisa masuk ke dalam kelompok desil tinggi. Kunci utama dari penjelasan ini terletak pada definisi "Rumah Tangga" yang digunakan oleh BPS dalam melakukan pendataan.

Dalam metodologi BPS, yang diukur bukan hanya penghasilan satu orang individu, melainkan total pengeluaran atau pendapatan dalam satu satuan rumah tangga. Sebuah rumah tangga terdiri dari satu atau lebih orang yang tinggal di satu bangunan yang sama dan biasanya makan dari satu dapur yang sama.

Konsep Satuan Rumah Tangga (Household)

Amalia menekankan bahwa jika seorang pengemudi becak tinggal dalam satu rumah tangga dengan anggota keluarga lain yang memiliki penghasilan besar—misalnya seorang pegawai kantoran, pengusaha, atau profesional—maka secara otomatis profil ekonomi rumah tangga tersebut akan naik.

Contoh skenarionya adalah sebagai berikut:

Seorang suami bekerja sebagai pengemudi becak dengan penghasilan harian yang tidak menentu.

Namun, sang istri bekerja sebagai manajer di sebuah perusahaan dengan gaji yang signifikan.

Atau, anak mereka telah bekerja sebagai tenaga ahli dengan pendapatan tinggi.

Karena mereka tinggal dalam satu atap dan menggunakan sumber daya yang sama (satu dapur), maka seluruh anggota keluarga tersebut dihitung dalam satu unit "Rumah Tangga".

Dalam kondisi ini, total pengeluaran atau pendapatan rumah tangga tersebut akan digabungkan. Jika akumulasi pengeluaran rumah tangga tersebut masuk ke dalam kelompok 10 persen teratas di wilayah tersebut, maka secara statistik, anggota keluarga tersebut—termasuk si pengemudi becak—akan tercatat masuk dalam Desil 9.

Penggunaan Data Pengeluaran sebagai Proxy Kesejahteraan