Wamenkomdigi Ingatkan Orang Tua Waspadai Risiko Penggunaan AI Berlebihan pada Anak
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyoroti pentingnya pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Jakarta - Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) kini telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan dan hiburan anak-anak. Namun, kemudahan yang ditawarkan teknologi ini menyimpan tantangan serius bagi pola asuh di era digital.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, memberikan peringatan kepada para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak menggunakan teknologi AI secara berlebihan tanpa pengawasan ketat.
Dampak Negatif Penggunaan AI Tanpa Kontrol
Menurut Nezar, penggunaan AI yang tidak terkendali dapat memengaruhi kemampuan kognitif dan kreativitas anak secara signifikan. Ketergantungan pada jawaban instan yang diberikan oleh mesin berisiko mengikis kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.
Anak-anak yang terlalu sering mengandalkan AI dikhawatirkan akan kehilangan proses belajar yang natural. Alih-alih berusaha memecahkan masalah, mereka cenderung mencari jalan pintas melalui teknologi.