DWJ Manajement - PORTAL

Wanti-wanti buat Pemerintah, Inflasi Pangan Bisa Melonjak ke 5%

Oleh: DWJ-Manajement • 19 Oct 2026
Wanti-wanti buat Pemerintah, Inflasi Pangan Bisa Melonjak ke 5%

Waspada! Gubernur BI Ingatkan Potensi Inflasi Pangan Melonjak hingga 5 Persen

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, memberikan peringatan serius kepada pemerintah terkait risiko lonjakan inflasi pangan.

Ancaman Inflasi Pangan di Tengah Ketidakpastian

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, memberikan peringatan keras mengenai potensi kenaikan inflasi pangan. Ia menekankan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Destry menyebutkan bahwa jika tidak ada langkah mitigasi yang tepat, inflasi pangan berisiko menyentuh angka 5 persen. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat daya beli masyarakat sangat bergantung pada harga pangan.

Lonjakan harga pangan yang tidak terkendali dapat berdampak luas pada stabilitas ekonomi nasional. Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi kunci untuk meredam gejolak harga di pasar.

Faktor Pemicu dan Risiko yang Mengintai

Ada beberapa faktor krusial yang dapat memicu kenaikan harga komoditas pangan secara signifikan. BI menyoroti pentingnya menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di berbagai daerah.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang perlu diwaspadai:

Gangguan pada rantai pasok distribusi pangan nasional.

Faktor cuaca ekstrem yang memengaruhi produktivitas sektor pertanian.

Fluktuasi harga komoditas pangan di pasar global.

Ketidakpastian kondisi geopolitik yang memengaruhi harga input produksi.

Perlunya Sinergi Pemerintah dan BI

Destry mendesak pemerintah untuk memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Sinergi ini diperlukan untuk memantau pergerakan harga secara real-time.

Intervensi pasar secara berkala juga dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan. Pemerintah diharapkan mampu memastikan bahwa stok pangan aman hingga masa panen berikutnya tiba.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat mencegah inflasi pangan melampaui target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, stabilitas ekonomi makro tetap terjaga di tengah tantangan global.

Kesimpulan

Peringatan dari Gubernur Bank Indonesia mengenai potensi inflasi pangan hingga 5 persen merupakan alarm bagi pemerintah untuk segera bertindak. Penguatan rantai pasok, koordinasi antarwilayah, dan pengawasan stok pangan menjadi langkah mendesak guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Menampilkan Seluruh Artikel