DWJ Manajement - PORTAL

Warga Bandung Bisa ke Luar Negeri Via Bandara Husein Oktober

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Warga Bandung Bisa ke Luar Negeri Via Bandara Husein Oktober

Mengapa Kehadiran Kembali Penerbangan Internasional Sangat Penting?

Bagi warga Bandung, perjalanan ke luar negeri selama ini menuntut komitmen waktu dan energi yang ekstra. Mengingat jarak antara Kota Bandung ke Bandara Kertajati yang cukup jauh, para penumpang seringkali harus berangkat jauh lebih awal untuk menghindari risiko kemacetan di jalur tol atau akses menuju Majalengka.

Dengan hadirnya kembali penerbangan internasional dari Husein Sastranegara, efisiensi waktu menjadi keunggulan utama. Para pelaku bisnis yang memiliki jadwal padat dapat melakukan perjalanan ke negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau negara lainnya dengan lebih praktis tanpa harus meninggalkan area metropolitan Bandung terlalu lama.

Dampak Positif terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Bandung

Kembalinya aktivitas penerbangan internasional di Husein Sastranegara diprediksi akan memberikan efek domino yang positif bagi perekonomian lokal. Bandung, yang dikenal sebagai pusat mode, kuliner, dan destinasi wisata kreatif, sangat bergantung pada arus kunjungan wisatawan mancanegara.

Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan di berbagai sektor, di antaranya:

Sektor Perhotelan: Meningkatnya okupansi hotel di area pusat kota Bandung akibat kemudahan akses bagi turis asing.

Industri Kreatif dan Fashion: Mempermudah buyer internasional untuk datang langsung ke pusat-pusat tekstil dan desainer lokal di Bandung.

Kuliner dan UMKM: Lonjakan kunjungan wisatawan akan secara langsung meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Bandung Raya.

Transportasi Lokal: Peningkatan permintaan jasa transportasi dari dan menuju bandara di tengah kota.

Sinergi antara Bandara Husein Sastranegara dan BIJB Kertajati

Meskipun Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan internasional, hal ini tidak serta-merta mengurangi peran Bandara Kertajati. Justru, kebijakan ini dapat dilihat sebagai bentuk pembagian peran (role sharing) yang lebih efektif dalam ekosistem penerbangan di Jawa Barat.