DWJ Manajement - PORTAL

Warga Tak Dapat Bansos Beras Gegara Desil, Bos Bulog Bilang Begini

Oleh: DWJ-Manajement • 05 Sep 2026
Warga Tak Dapat Bansos Beras Gegara Desil, Bos Bulog Bilang Begini

Dalam konteks bantuan sosial di Indonesia, istilah "desil" merujuk pada pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang diatur dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Desil 1 hingga desil 3 biasanya merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan atau miskin ekstrem, sementara desil yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Munculnya isu perubahan desil ini biasanya disebabkan oleh proses pemutakhiran data secara berkala yang dilakukan oleh Kementerian Sosial. Ketika data diperbarui, ada kemungkinan seseorang berpindah dari satu desil ke desil lainnya. Namun, Ahmad Rizal menekankan bahwa dalam kasus penyaluran bantuan beras saat ini, fokus utama pemerintah bukan sekadar pada angka desil tersebut, melainkan pada aspek distribusi yang lebih luas.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Soal Pemerataan

Poin krusial yang disampaikan oleh Bos Bulog tersebut adalah mengenai konsep "pemerataan". Pemerintah melalui lembaga terkait sedang berupaya memastikan bahwa bantuan pangan tidak hanya menumpuk pada kelompok yang itu-itu saja, tetapi juga mampu menjangkau lapisan masyarakat lain yang mungkin sebelumnya belum tercover namun saat ini sangat membutuhkan.

Pemerataan yang dimaksud mencakup beberapa hal penting, di antaranya:

Realisasi Target Sasaran: Memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang mengalami kerentanan pangan secara langsung.

Penyesuaian Kondisi Riil: Mengakomodasi perubahan kondisi ekonomi di lapangan yang mungkin tidak sepenuhnya tertangkap oleh data statis.

Optimalisasi Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP): Mengelola ketersediaan beras agar distribusinya seimbang antara bantuan sosial dan kebutuhan stabilisasi harga di pasar.

Redistribusi yang Lebih Adil: Mengurangi risiko tumpang tindih penerima antara satu jenis bantuan dengan bantuan lainnya.