DWJ Manajement - PORTAL

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

Oleh: DWJ-Manajement • 24 Oct 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

Tragedi Perampokan De Javasche Bank 1902: Kisah Dua Pengusaha Belanda yang Nekat Karena Bangkrut

Berawal dari kebakaran proyek properti, Herman dan Cornelis Gentis melakukan aksi kriminal besar demi menutupi kerugian finansial.

Latar Belakang: Kebangkrutan yang Mendorong Aksi Nekat

Sejarah mencatat sebuah peristiwa kriminal besar yang mengguncang dunia perbankan di masa kolonial. Dua pengusaha asal Belanda, Herman Gentis dan Cornelis Gentis, terlibat dalam aksi perampokan besar di De Javasche Bank pada tahun 1902.

Aksi nekat ini tidak terjadi tanpa alasan yang mendasar. Keduanya merupakan pengusaha properti sukses yang tiba-tiba mengalami kebangkrutan total. Hal ini dipicu oleh musibah kebakaran hebat yang menghanguskan proyek-proyek properti mereka.

Detail Perampokan dan Kerugian Fantastis

Perampokan ini menjadi salah satu kasus paling fenomenal pada masanya karena skala kerugian yang dihasilkan. Nilai uang yang dirampok diperkirakan mencapai Rp157 miliar, sebuah angka yang sangat fantastis untuk periode tersebut.

Berikut adalah poin-poin utama dari peristiwa tersebut:

Pelaku Utama: Herman Gentis dan Cornelis Gentis.

Target Perampokan: De Javasche Bank.

Tahun Kejadian: 1902.

Motif: Menutupi kerugian akibat kebangkrutan proyek properti yang terbakar.

Penangkapan dan Akhir Perjalanan Pelaku

Pihak berwenang tidak membiarkan aksi kriminal ini berlalu begitu saja. Setelah melakukan penyelidikan yang intensif, kedua pengusaha tersebut akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat keamanan.

Proses hukum berjalan dengan cepat untuk memberikan efek jera. Herman dan Cornelis Gentis akhirnya dijatuhi hukuman penjara atas tindakan kriminal yang mereka lakukan terhadap institusi perbankan tersebut.

Kesimpulan

Peristiwa perampokan De Javasche Bank tahun 1902 merupakan pengingat sejarah tentang bagaimana tekanan ekonomi dapat mengubah seseorang. Kegagalan bisnis yang dialami Herman dan Cornelis Gentis menjadi titik balik yang mengubah status mereka dari pengusaha menjadi buronan dan akhirnya menjadi narapidana.

Menampilkan Seluruh Artikel