DWJ Manajement - PORTAL

42 Gempa Guncang Bandung Sejak Kemarin, Ini Penjelasan BMKG

Oleh: DWJ-Manajement 17 Sep 2026
42 Gempa Guncang Bandung Sejak Kemarin, Ini Penjelasan BMKG

Warga Bandung Resah, 42 Kali Gempa Terjadi dalam Dua Hari, Begini Penjelasan BMKG

Rangkaian aktivitas seismik ini dilaporkan terjadi sejak 16 September 2026, dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 3,1.

BANDUNG - Masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dikejutkan dengan serangkaian aktivitas kegempaan yang terjadi secara intensif dalam dua hari terakhir. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 42 kali gempa bumi mengguncang wilayah tersebut sejak kemarin hingga hari ini.

Fenomena ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat frekuensi gempa yang terjadi cukup tinggi dalam rentang waktu yang sangat singkat. Meskipun kekuatan gempa yang tercatat mayoritas berada pada skala kecil, getaran yang terjadi secara berulang membuat warga merasa tidak tenang saat beraktivitas di dalam maupun di luar rumah.

Kronologi Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung

Berdasarkan laporan resmi dari BMKG, rangkaian gempa ini mulai terdeteksi sejak tanggal 16 September 2026 dan terus berlanjut hingga 17 September 2026. Dalam kurun waktu kurang dari 48 jam, seismograf mencatat total 42 kali kejadian gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung.

Meskipun jumlah kejadiannya sangat banyak, BMKG menyatakan bahwa sebagian besar gempa tersebut memiliki magnitudo yang relatif rendah. Gempa dengan kekuatan terbesar yang tercatat dalam rangkaian ini adalah Magnitudo (M) 3,1. Walaupun angka 3,1 tergolong dalam kategori gempa kecil, namun intensitas kemunculannya yang beruntun menciptakan kesan ketidakpastian bagi penduduk setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur yang signifikan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. Namun, petugas di lapangan tetap melakukan pemantauan intensif untuk melihat apakah aktivitas seismik ini akan terus meningkat atau mulai mereda.

Penjelasan BMKG Terkait Aktivitas Seismik

Menanggapi keresahan masyarakat, pihak BMKG segera memberikan klarifikasi guna meredam kepanikan yang berlebihan. BMKG menjelaskan bahwa rangkaian gempa yang terjadi secara beruntun dalam waktu singkat sering kali dikategorikan sebagai aktivitas seismik lokal yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor geologi.

Dalam beberapa kasus, gempa yang terjadi secara terus-menerus dalam jumlah banyak dengan kekuatan yang serupa dapat disebut sebagai "gempa kelompok" atau earthquake swarm. Fenomena ini terjadi ketika terdapat pergerakan energi di bawah permukaan bumi yang tidak langsung dilepaskan dalam satu hentakan besar, melainkan melalui serangkaian pelepasan energi kecil yang berulang.