DWJ Manajement - PORTAL

67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?

Oleh: DWJ-Manajement • 25 Sep 2026
67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?

Revolusi Pembayaran Digital: 67 Juta Pengguna QRIS Melejit, Akankah Uang Tunai Segera Jadi Sejarah?

Transformasi gaya hidup masyarakat Indonesia menuju cashless society kian nyata seiring dominasi QRIS di berbagai lini transaksi ekonomi.

Pemandangan di meja kasir kini telah berubah drastis. Jika satu dekade lalu kita harus sibuk merogoh dompet untuk mencari lembaran uang kertas atau koin, kini cukup dengan satu gerakan sederhana: mengeluarkan ponsel pintar, membuka aplikasi pembayaran, dan memindai kode unik. Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah pergeseran fundamental dalam perilaku ekonomi masyarakat Indonesia.

Data terbaru menunjukkan angka yang sangat signifikan. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjangkau 67 juta pengguna di seluruh penjuru tanah air. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah berada dalam akselerasi besar menuju digitalisasi ekonomi yang masif. Namun, di balik lonjakan angka tersebut, muncul sebuah pertanyaan besar di benak masyarakat: apakah uang tunai akan segera kehilangan relevansinya dan menjadi artefak masa lalu?

Ledakan Pengguna QRIS: Bukan Sekadar Gaya Hidup, Tapi Kebutuhan

Pertumbuhan pengguna QRIS yang menyentuh angka 67 juta orang tidak terjadi dalam semalam. Hal ini merupakan hasil dari sinergi antara inovasi teknologi finansial, kebijakan Bank Indonesia yang progresif, serta adaptasi masyarakat yang sangat cepat terhadap perubahan zaman. QRIS telah berhasil meruntuhkan sekat-sekat hambatan transaksi yang selama ini dialami oleh berbagai lapisan masyarakat.

Ada beberapa faktor kunci mengapa QRIS begitu cepat diterima oleh masyarakat Indonesia yang sangat heterogen:

Efisiensi dan Kecepatan: Transaksi menjadi jauh lebih praktis. Tidak perlu lagi menunggu uang kembalian atau menghitung uang receh yang seringkali merepotkan, baik bagi pembeli maupun penjual.

Inklusivitas bagi UMKM: Salah satu kemenangan terbesar QRIS adalah kemampuannya merangkul sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pedagang kaki lima hingga pemilik warung kelontong kini bisa menerima pembayaran digital dengan biaya yang sangat terjangkau.

Keamanan Transaksi: Dengan sistem digital, risiko menerima uang palsu dapat ditekan hingga titik terendah. Selain itu, setiap transaksi tercatat secara otomatis dalam sistem, memudahkan pelaku usaha dalam melakukan pembukuan.