DWJ Manajement - PORTAL

Ada 'Demam Masker' di Pasar Pramuka, Pembeli Borong 20 Box Sekaligus!

Oleh: DWJ-Manajement • 08 Sep 2026
Ada 'Demam Masker' di Pasar Pramuka, Pembeli Borong 20 Box Sekaligus!

Masker N95: Menjadi primadona karena kemampuannya menyaring partikel udara yang sangat kecil, termasuk partikel abu vulkanik yang mikroskopis.

Masker KN95: Alternatif yang banyak dicari karena dianggap memiliki tingkat proteksi yang hampir setara dengan N95 namun dengan kenyamanan yang berbeda.

Masker Bedah (Surgical Mask) 3-Ply: Masih menjadi pilihan utama untuk penggunaan harian karena harganya yang relatif lebih terjangkau dan mudah didapatkan dalam jumlah banyak.

Masker KF94: Mulai banyak diminati sebagai opsi perlindungan tambahan yang praktis.

Para pedagang mengimbau agar masyarakat tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga memperhatikan standar kualitas masker yang dibeli. Pastikan masker yang dibeli memiliki sertifikasi resmi untuk menjamin efektivitas filtrasi terhadap partikel debu vulkanik.

Dampak Kesehatan: Mengapa Masker Menjadi Sangat Krusial?

Keputusan masyarakat untuk "demam masker" bukanlah tanpa alasan medis yang kuat. Erupsi Gunung Anak Krakatau melepaskan material vulkanik ke atmosfer, yang jika terbawa angin menuju wilayah padat penduduk seperti Jakarta, dapat menimbulkan risiko kesehatan yang nyata.

Abu vulkanik terdiri dari fragmen batuan, mineral, dan kaca vulkanik yang sangat tajam dan halus. Ketika partikel ini masuk ke saluran pernapasan, mereka dapat menyebabkan:

Iritasi Saluran Pernapasan: Menyebabkan batuk, sesak napas, dan tenggorokan terasa gatal atau sakit.

Gangguan Paru-paru: Paparan jangka panjang atau dalam konsentrasi tinggi dapat memperburuk kondisi penderita asma atau PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).

Iritasi Mata dan Kulit: Selain pernapasan, partikel tajam ini juga dapat menyebabkan mata merah dan iritasi kulit.