DWJ Manajement - PORTAL

Airlangga Bantah Tudingan RI Bantu China Hindari Tarif AS, Beberkan Bukti Ini

Oleh: DWJ-Manajement 20 Aug 2026
Airlangga Bantah Tudingan RI Bantu China Hindari Tarif AS, Beberkan Bukti Ini

Transhipment: Praktik pengiriman barang melalui negara ketiga sebelum mencapai tujuan akhir. Dalam konteks negatif, ini digunakan untuk menyembunyikan asal asli barang guna menghindari tarif atau kuota.

Circumvention: Upaya produsen dari negara yang terkena tarif tinggi (seperti China) untuk memanipulasi asal barang melalui proses manufaktur minimal di negara lain agar mendapatkan status "Made in" negara tersebut.

Rules of Origin (ROO): Ketentuan hukum internasional yang menentukan kewarganegaraan sebuah produk berdasarkan tempat di mana proses produksi secara substansial dilakukan.

Jika sebuah negara terbukti membiarkan praktik ini terjadi, negara tersebut berisiko terkena sanksi dagang atau tarif tambahan dari negara tujuan ekspor, seperti Amerika Serikat. Hal ini tentu akan merugikan stabilitas ekonomi nasional dan citra perdagangan Indonesia di mata dunia.

Langkah Pemerintah dalam Memperkuat Pengawasan

Meski membantah tudingan tersebut, Airlangga tidak menampik bahwa pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap arus masuk dan keluar barang. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Indonesia tidak menjadi "tempat pembuangan" atau sekadar menjadi "pintu belakang" bagi produk-produk yang terkena hambatan dagang di negara lain.

Ada beberapa strategi yang tengah dan akan terus dijalankan oleh pemerintah untuk memitigasi risiko ini:

1. Penguatan Verifikasi di Bea Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus meningkatkan teknologi pemindaian dan sistem data untuk mendeteksi pola pengiriman barang yang mencurigakan. Pengawasan tidak hanya dilakukan pada fisik barang, tetapi juga pada dokumen pendukung yang menyatakan asal-usul produk.

2. Penegakan Aturan Nilai Tambah (TKDN)