Desil 3: Merupakan kelompok masyarakat menengah ke bawah yang masih sangat bergantung pada intervensi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Desil 4: Kelompok ini sering disebut sebagai kelompok rentan. Mereka berada di ambang batas kemiskinan. Kelompok ini sangat berisiko jatuh ke dalam kategori miskin jika terjadi guncangan ekonomi, seperti kenaikan harga pangan atau kehilangan pekerjaan.
Kelompok Menengah: Desil 5 hingga Desil 7
Kelompok ini merupakan kelompok masyarakat yang secara ekonomi sudah memiliki stabilitas tertentu, namun belum bisa dikategorikan sebagai kelompok kelas atas.
Desil 5 dan 6: Kelompok ini umumnya adalah masyarakat kelas menengah bawah. Mereka biasanya memiliki pendapatan yang cukup untuk kebutuhan dasar, namun mungkin belum memiliki tabungan yang kuat untuk menghadapi situasi darurat.
Desil 7: Merupakan kelompok menengah atas yang sudah memiliki akses yang cukup baik terhadap berbagai layanan dasar, meskipun masih dalam pengawasan statistik ekonomi nasional.
Kelompok Mampu: Desil 8 hingga Desil 10
Kelompok ini adalah lapisan masyarakat yang secara ekonomi berada pada posisi yang kuat dan stabil.
Desil 8 dan 9: Kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi yang baik dan umumnya tidak masuk dalam sasaran program bantuan sosial pemerintah.
Desil 10: Merupakan kelompok 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan tertinggi atau kelompok masyarakat paling kaya di suatu wilayah atau negara. Kelompok ini memiliki daya beli yang sangat tinggi dan secara ekonomi sudah mandiri sepenuhnya.
Peran DTKS dalam Penentuan Desil