DWJ Manajement - PORTAL

Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Oleh: DWJ-Manajement 09 Jul 2026
Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Integrasi Ekosistem Halal: Menghubungkan sektor keuangan syariah secara langsung dengan rantai pasok industri halal, mulai dari hulu hingga ke hilir, guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

Digitalisasi Layanan Keuangan: Mengadopsi teknologi finansial (fintech) syariah yang mutakhir untuk memastikan aksesibilitas dan efisiensi layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penguatan Regulasi dan Standarisasi: Menciptakan kepastian hukum dan standar syariah yang diakui secara internasional guna menarik minat investor global.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM): Mencetak tenaga ahli yang tidak hanya memahami aspek finansial, tetapi juga memiliki kompetensi mendalam dalam prinsip-prinsip syariah yang kontemporer.

Dengan memperkuat pilar-pilar tersebut, PFII akan memiliki fondasi yang kokoh untuk menghadapi dinamika pasar keuangan global yang terus berubah dengan sangat cepat.

Tantangan dan Strategi Menghadapi Persaingan Global

Tentu saja, perjalanan menuju pusat keuangan syariah dunia tidaklah tanpa hambatan. Indonesia menghadapi persaingan ketat dari negara-negara tetangga yang juga tengah berlomba-lomba membangun ekosistem ekonomi syariah mereka. Tantangan utama yang dihadapi meliputi fragmentasi regulasi, keterbatasan literasi keuangan syariah di masyarakat, hingga ketergantungan pada produk keuangan konvensional dalam beberapa sektor strategis.

Namun, Asbisindo melihat tantangan ini sebagai peluang untuk melakukan perbaikan struktural. Dengan menjadikan PFII sebagai pusat pengembangan, Indonesia memiliki kesempatan untuk menciptakan standar baru dalam praktik keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Strategi yang perlu diambil bukan hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun "infrastruktur kepercayaan" (trust infrastructure). Kepercayaan investor akan terbangun apabila sistem keuangan syariah di Indonesia menunjukkan transparansi, kepatuhan syariah yang ketat, serta mampu memberikan imbal hasil yang kompetitif dibandingkan dengan instrumen keuangan konvensional.

Sinergi Antar Stakeholder: Kunci Keberhasilan Implementasi