Sektor Tambang Menjadi Pengecualian
Menariknya, di tengah aksi jual asing secara menyeluruh, terdapat indikasi pergerakan selektif pada saham-saham sektor pertambangan. Beberapa emiten di sektor ini terpantau mulai diborong oleh investor.
Hal ini mengindikasikan adanya strategi rotasi sektor oleh para pelaku pasar. Investor cenderung mencari peluang di sektor komoditas saat harga-harga saham lainnya mengalami koreksi tajam.
Kesimpulan
Penurunan IHSG sebesar 3,64% mencerminkan sentimen negatif yang kuat di awal pekan. Meski investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,72 triliun, minat terhadap saham-saham tambang menunjukkan bahwa pasar mulai mencari celah pemulihan di tengah tekanan.