DWJ Manajement - PORTAL

Asing Net Buy Rp343 Miliar di Sesi I, Terciduk Kompak Serok BBRI

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Asing Net Buy Rp343 Miliar di Sesi I, Terciduk Kompak Serok BBRI

Stabilitas Makroekonomi: Di tengah ketidakpastian global, sektor perbankan Indonesia dinilai memiliki ketahanan yang kuat terhadap guncangan ekonomi.

Likuiditas Tinggi: Saham BBRI memiliki likuiditas yang sangat tinggi, memudahkan investor asing untuk masuk dan keluar dalam volume besar tanpa mengganggu harga secara ekstrem.

Aksi beli pada BBRI ini memberikan efek domino yang positif bagi sektor perbankan secara keseluruhan, yang pada akhirnya menarik IHSG untuk merangkak naik menuju level 6.400.

Sektor Teknologi dan Properti Ikut Menguat

Meskipun perbankan menjadi motor utama melalui BBRI, penguatan IHSG di sesi I ini tidak bergerak sendirian. Dua sektor lainnya, yakni sektor teknologi dan sektor properti, turut memberikan kontribusi signifikan dalam mendongkrak indeks. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan pasar kali ini bersifat sektoral dan merata, bukan hanya bergantung pada satu kelompok saham saja.

Pada sektor teknologi, terlihat adanya momentum rebound setelah periode konsolidasi yang cukup panjang. Beberapa emiten teknologi mulai kembali dilirik investor seiring dengan ekspektasi mengenai kebijakan suku bunga global yang mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran. Ketika suku bunga melandai, beban biaya modal perusahaan teknologi akan berkurang, yang secara langsung meningkatkan potensi pertumbuhan mereka di masa depan.

Sementara itu, di sektor properti, penguatan terjadi seiring dengan meningkatnya sentimen positif terkait daya beli masyarakat dan kebijakan insentif pemerintah yang terus mendukung pertumbuhan industri real estat. Investor melihat bahwa sektor properti memiliki peluang besar untuk kembali tumbuh di paruh kedua tahun ini, sehingga mulai mengalokasikan dana ke emiten-emiten pengembang besar.

Analisis Pergerakan IHSG dan Sentimen Pasar

Pergerakan IHSG yang mendekati level 6.400 merupakan sinyal teknikal yang sangat penting. Secara psikologis, jika indeks mampu bertahan dan ditutup di atas level 6.400 pada penutupan perdagangan nanti, maka tren penguatan (bullish) diprediksi akan berlanjut ke level yang lebih tinggi lagi.