DWJ Manajement - PORTAL

Asing Net Sell Jumbo Rp1,17 T Kala IHSG Ambles, Lego 10 Saham Ini

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Asing Net Sell Jumbo Rp1,17 T Kala IHSG Ambles, Lego 10 Saham Ini

Saham Sektor Komoditas dan Infrastruktur

ADRO (PT Adaro Energy Indonesia Tbk): Pergerakan harga batu bara global akan sangat menentukan arah saham ini di tengah fluktuasi pasar.

UNTR (PT United Tractors Tbk): Sebagai pemain alat berat dan pertambangan, UNTR menjadi pilihan menarik saat sektor komoditas mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Sektor telekomunikasi cenderung lebih defensif, menjadikannya pilihan menarik saat sektor lain mengalami tekanan berat.

GOTO (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk): Saham teknologi ini tetap memiliki volatilitas tinggi dan seringkali menjadi indikator sentimen investor ritel terhadap ekonomi digital.

Strategi Menghadapi Pasar yang Volatil

Menghadapi kondisi IHSG yang sedang merosot dan aksi jual asing yang masif, investor disarankan untuk menerapkan strategi manajemen risiko yang ketat. Jangan terburu-buru melakukan all-in saat pasar sedang jatuh.

Pertama, gunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil pembelian secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih baik dan meminimalisir risiko jika pasar masih melanjutkan penurunan. Kedua, perhatikan volume transaksi. Penurunan harga yang disertai dengan volume jual yang sangat tinggi menunjukkan tekanan yang masih kuat, sehingga sebaiknya menunggu konfirmasi pembalikan arah (reversal).

Ketiga, fokuslah pada fundamental. Di saat pasar sedang mengalami koreksi, saham-saham dengan laporan keuangan yang sehat dan rasio hutang yang rendah akan lebih tahan banting terhadap guncangan. Saham-saham blue chip dengan dividen yield yang menarik seringkali menjadi pilihan paling aman dalam situasi seperti ini.

Kesimpulan

Penurunan IHSG sebesar 1,13 persen ke level 6.301,77 yang diiringi dengan aksi net sell asing senilai Rp 1,41 triliun merupakan sinyal bahwa pasar sedang mengalami fase penyesuaian. Meskipun tekanan pada saham seperti TPIA dan PTRO cukup signifikan, investor tetap memiliki peluang jika mampu membaca momentum dengan tepat. Kunci utama dalam menghadapi volatilitas ini adalah disiplin dalam manajemen risiko, tetap fokus pada fundamental perusahaan, dan tidak terjebak dalam kepanikan pasar (panic selling). Pantau terus pergerakan 10 saham pilihan di atas untuk menentukan strategi investasi Anda selanjutnya.